PosBelitung/

Lengkapi Kunjungan ke Belitung dengan Kemikmatan Gangan Rumah Makan Wani

Berkunjung ke Belitung, kurang lengkap jika belum mencicipi kuliner khas yakni gangan.

Lengkapi Kunjungan ke Belitung dengan Kemikmatan Gangan Rumah Makan Wani
Pos Belitung/Novita
Seorang pengunjung sedang menikmati gangan di Rumah Makan Wani. 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - BERKUNJUNG ke Belitung, kurang lengkap jika belum mencicipi kuliner khas yakni gangan.

Masakan khas Belitung yang berwarna kuning ini sekarang mudah ditemui dimana mana. Rumah Makan Wani adalah satu di antaranya.

Rumah makan yang terletak di Jalan Pattimura Tanjungpandan ini, memang hanya menyajikan gangan sebagai menu andalan yang dijual.

Di sini gangan disajikan panas dalam sebuah mangkok, ditemani satu piring kecil ikan bebulus goreng, lalap daun singkong dan timun, serta sambal terasi. Tak lupa pula, sepiring nasi putih panas. Hmmm..., nikmatnya.

"Kadar pedasnya bisa milih. Kalau pedasnya sedang, biasanya pakai lima cabai rawit. Kalau pedas biasanya 15 atau 20 cabai rawit. Malah pernah ada yang minta sampai 40 (cabai rawit red)," kata pemilik Rumah Makan Wani, Terciwani (28) kepada Pos Belitung, Rabu (20/1) lalu.

Bumbu gangan dibuat Wani, begitu dia biasa disapa, dengan cara ditumbuk.

Jika penikmat gangan ingin rasa yang lebih pedas, Wani hanya tinggal menambahnya dengan cabai rawit yang diuleknya pada gangan yang sedang dimasak.

Adapun jenis ikan yang digunakannya untuk gangan adalah ikan kakap merah.

Dalam sehari, biasanya Wani menghabiskan 10 kilogram ikan kakap merah, lima kilogram ikan bebulus, serta satu kilogram cabai rawit.

Halaman
12
Penulis: Novita
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help