Semarak Imlek

Kirab Imlek di Tempat Ini Suarakan Perbedaan Indah

Ribuan warga Solo memeriahkan acara Grebeg Sudiroprajan, salah satu rangkaian acara menyambut Imlek 2567, Minggu (31/1/2016).

Kirab Imlek di Tempat Ini Suarakan Perbedaan Indah
ANTARA FOTO/Maulana Surya
Peserta mengusung ogoh-ogoh Kera Api saat kirab budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/1). 

POSBELITUNG.COM, SOLO - Ribuan warga Solo memeriahkan acara Grebeg Sudiroprajan, salah satu rangkaian acara menyambut Imlek 2567, Minggu (31/1/2016). Kirab barongsai mewarnai acara tersebut.

Selain itu, di akhir acara warga berebut gunungan yang dihiasi dengan kue keranjang, kue khas perayaan Imlek.

Sejak Minggu siang, ribuan warga di Kota Solo tumpah ruah di depan Pasar Gede. Warga sabar menunggu acara kirab Sudiroprajan meski harus berdesak desakan.

Menjelang pukul 15.00 WIB, kirab pun dimulai. Berbagai kesenian khas Imlek disuguhkan dalam acara tersebut. Puluhan Barongsai dan Liong, kemudian Gunungan dari kue keranjang juga diarak. Kirab Sudiroprajan digelar untuk menyambut Imlek setiap tahunnya mendapat sambutan meriah dari warga Solo.

"Kita selalu ingin menyampaikan tema multikultural dalam imlek. Karena perbedaan itu indah," kata Panitia Kirab Sudirprajan, Debota Septiana, Minggu (31/1/2016).

Tidak hanya kesenian khas Tionghoa, namun juga ditampilkan kesenian budaya Jawa, seperti tokoh punakawan. Kirab tersebut juga diiringi prajurit keraton.

Sementara itu, kemeriahan acara Grebeg Sudiroprajan tersebut bertambah saat di penghujung acara, ribuan warga saling memperbutkan gunungan guunungan yang diarak.

Warga saling berebut kue keranjang, sayur mayur, dan segala macam makanan yang menjadi penghias gunungan.
"Supaya dapat berkah," kata Farhan, salah satu warga yang turut berebut. (*)

Editor: Jariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved