Mitos Ditelannya Matahari dan Bulan Oleh Rau Sebabkan Gerhana

Ketika terjadi gerhana baik matahari maupun bulan, maka akan banyak turun hantu atau makhlus halus ke bumi.

Mitos Ditelannya Matahari dan Bulan Oleh Rau Sebabkan Gerhana
net
Ilustrasi GMT 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Ketika terjadi gerhana baik matahari maupun bulan, maka akan banyak turun hantu atau makhlus halus ke bumi.

Hal ini, merupakan kepercayaan dari sebagian masyarakat Bangka Belitung. Kepercayaan yang lebih bersifat mitos ini, sudah turun temurun diceritakan.

Para roh halus atau hantu ini, akan berbondong-bondong, berkeliaran atau berbelanja ke pasar.

Hal ini, dikatakan Budayawan Kota Pangkalpinang, Akhmad Elvian kepada bangkapos.com, Selasa (16/02/2016).

"Kalau kepercayaan orang bangka dulu, kalau gerhana banyak berkeliaran hantu (roh halus) mereka menyaru menjadi manusia, ada yang belanja ke pasar, nanti tiba-tiba uangnya berubah jadi daun, dan sebagainya ini, menurut cerita orang tua dulu," kata Elvian.

"Kalau mau tahu cirinya hantu yang menyaru, orang tua dulu menyuruh melihat bibirnya kalau tidak ada alur maka, itu mahluk halus atau hantu yang menyaru," ujarnya.

Tidak hanya itu, ada juga yang percaya saat gerhana merupakan saat yang tepat memperkuat atau mengamalkan ilmu kanuragan, maupun kebatinan, yang sifatnya ilmu hitam.

"Kalau istilah Bangka saat mengasyik (istilah Bangka-red). Saat gerhana, yang tepat, karena keadaan alam berubah, dari pagi, menjadi malam, sehingga banyak turun energi negatif. Selain itu, ada juga cerita wanita hamil jangan melihat gerhana, karena takut anaknya naman (istilah bangka-red) hingga wajah anaknya jadi sebelah hitam, sebelah putih," papar Elvian.

Sehingga wanita hamil harus sembunyi dibawah ranjang dan banyak cerita atau mitos lainnya, harus memukul lesung, bambu yang intinya harus membuat kebisingan, ini, untuk mereka yang berani," lanjut Elvian.

Halaman
12
Penulis: zulkodri
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved