PosBelitung/

Batu Fosil Mani Gajah Harganya Ternyata di Atas Bacan

Beberapa hari lalu, saya kedatangan tamu yang ingin melihat koleksi bambu unik dan langka, salah satu ingin melihat pring petuk koleksi milik saya.

Batu Fosil Mani Gajah Harganya Ternyata di Atas Bacan
alex palit
Pring pethuk (kiri) dan fosil mani gajah 

Beberapa hari lalu, saya kedatangan tamu yang ingin melihat koleksi bambu unik dan langka, salah satu ingin melihat pring petuk koleksi milik saya.

Sambil ngobrol menyoal pring pethuk, mata sang tamu tertuju pada tumpukan batu akik yang ada di sudut ruangan tamu.

“Bapak juga suka koleksi batu akik,” katanya.

“Nggak juga, cuma buat punya-punyaan. Itupun batu biasa. Batu dapat dari nemu,’ jawab saya sekenanya.

Masih penasaran. “Bisa lihat, pak,” katanya memohon.

Silakan, jawab saya sambil mengambil dan menyodorkan sejumlah batu akik. Sambil memegang batu kristal berwarna putih kecokelatan, kemudian sang tamu minta diambilkan mangkok berisi air dan korek api kayu.

Karena gak punya korek api kayu, saya pun keluar membelinya di warung yang tak jauh tempatnya.

Lalu tamu tersebut mencomot dua batang korek api dan mengoles-oleskan ujungnya dengan salah satu batu tersebut. Yang diletakkan di mangkok berisi air, mengapung.

Kemudian batang korek api satunya sambil dipegang didekatkan dengan ujung korek api yang mengapung itu, dan digerakkan.

Batang batang korek api yang mengapung mengikuti jalannya arah gerak korek api yang dipegang.

Halaman
123
Editor: Jariyanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help