Maras Taun Desa Lilangan

Kuliner Belitung Ini Beratnya Mencapi 200 Kilogram

"Sebetulnya ini adalah ungkapan rasa sukur warga atas hasil panen, tetapi itu sekarang sudah berbeda. Kami ingin itu dilestarikan supaya tetap ada"

Kuliner Belitung Ini Beratnya Mencapi 200 Kilogram
Posbelitung.com/M.Noordin
Lepat raksasa seberat 200 kilogram dalam acara Maras Taun di Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (1/5/2016) pagi.Posbelitung.com/M.Noordin 

Kuliner Belitung Ini Beratnya Mencapi 200 Kilogram

POSBELITUNG.com, BELITUNG - Sebuah lepat raksasa berukuran 4 meter menjadi pemandangan unik pada gelaran Maras Taun di Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (1/5). Lepat seberat 200 kilogram itu setelah prosesi adat langsung dipotong dan disantap ramai-ramai oleh warga.
Maras taun di Desa Lilangan ini dimulai ritual oleh para dukun kampung, berupa pengadapan, yaitu tahun lama diganti baru. Tujuannya agar supaya terbebas dari marabahaya, seperti terhindar dari wabah penyakit, murah rezeki, sehat jasmani dan rohani, erta keburukan lainnya.
"Sebetulnya ini adalah ungkapan rasa sukur warga atas hasil panen, tetapi itu sekarang sudah berbeda. Kami ingin itu dilestarikan supaya tetap ada dan dikenal," kata Kepala Desa Lilangan, Suparman di sela acara.
Sukses kegiatan maras tahun 2016, menurutnya, berkat dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan Dinas Pariwisata Kabupaten Beltim.
Bupati Beltim, Yuslih Ihza memberi apresiasi kepada pihak Desa Lilangan dan unsur terkait telah melaksanakan kegiatan tahunan ini. Ia berharap Maras Taun Lilangan ini ditingkatkan menjadi salah satu tujuan wisata.

Baca selengkapnya di edisi cetak Pos Belitung edisi Senin (2/5/2016)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved