PosBelitung/

OPINI

Pengembangan Bandara Belitung Tersandung Reshuffle?

TULISAN ini adalah respon atas Reshuffle Kabinet yang baru saja dilakukan oleh Presiden Jokowi

Pengembangan Bandara Belitung Tersandung Reshuffle?
POS BELITUNG/AL ADHI SETYANTO
Pesawat ATR 72-600 Explore milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara HAS Hanandjoeddin pada Jumat (19/6) sore. Pesawat ini akan melayani rute baru Garuda mulai 19 Juni 2015, yakni Palembang-Pangkalpinang-Tanjungpandan (pp) setiap hari, Jumat (19/6/2015). 

Oleh: Tellie Gozelie SE
(Anggota DPD RI)

POSBELITUNG.COM - TULISAN ini adalah respon atas Reshuffle Kabinet yang baru saja dilakukan oleh Presiden Jokowi, sekaligus merupakan salah satu bentuk espresi kegelisahan penulis, atas perubahan susunan kabinet dalam kaitannya dengan pengembangan Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Belitung sebagai salah satu langkah penting dalam pegembangan sektor pariwisata Belitung.

Hal ini hemat penulis cukup beralasan, sebab perubahan pejabat terjadi secara langsung pada Kementerian Perhubungan yang merupakan kementerian pengelola Bandara H AS Hannajoeddin dan sekaligus lembaga yang bertanggjawab atas pengembangan bandara H AS Hanandjoeddin ke depan.

Perombakan kabinet sepenuhnya adalah hak prerogatif Presiden, tentunya dalam menyusun, memilih dan menentukan siapa yang paling kompeten untuk membantunya Presiden memiliki pertimbangan pertimbangan tersendiri.

Sehingga tulisan ini sama sekali tidak ditujukan untuk meragukan segala hal yang berkaitan dengan pertimbangan ataupun keputusan Presiden atas formasi kabinet untuk sisa jabatan hinggan 2019 mendatang.

Namun demikian tentu saja perubahan yang terjadi tidak dapat dipungkiri memberikan dampak psikologis terutama bagi yang mulai merasakan kecenderungan positif dalam bidang perhubungan selama 21 bulan terakhir. Pengembangan bandara H AS Hanandjoeddin misalnya.

Pengembangan bandara ini selalu menarik perhatian terkait erat dengan pembangunan pariwisata, dimana Belitung ditetapkan sebagai satu dari sepuluh destinasi wisata strategis nasional yang dicanangkan pemerintah.

Perhubungan menjadi satu mata rantai strategis dan sangat menentukan dari rangkaian mata rantai lainnya dalam pembangunan pariwisata. Sebab perhubungan merupakan penentu lalu lintas orang, barang dan jasa.

Itulah sebabnya menjadi penting untuk memastikan kesinambungan pengembangan bandara H AS Hanannjoeddin. Bukan semata mata konsekwensi logis dari program pengembangan infrastruktur perhubungan, tetapi juga dikarenakan bahwa pengembangan bandara tersebut menjadi penentu masa depan pembangunan pariwisata Belitung.

Dengan kata lain, jika pemerintah menginginkan pembangunan pariwisata Belitung tetap pada jalurnya dan berhasil di masa depan, maka tidak ada jalan mundur ataupun menunda pengembangan bandara H AS Hanandjoeddin.

Halaman
123
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help