Gara-gara Ini, Hidup Cucu Konglomerat Berubah Jadi Gelandangan

Namun kini di usianya yang ke-63, Marianne dan suaminya, Frank Foote, tinggal di Central Park, tempat di mana para tunawisma tinggal.

Gara-gara Ini, Hidup Cucu Konglomerat Berubah Jadi Gelandangan
daily mail
Marianne Friedman dan suaminya 

POSBELITUNG.COM - Roda itu berputar. Kadang di atas dan kadang juga di bawah.

Peribahasa itu rasanya cukup tepat untuk melukiskan betapa hidup sangat dinamis.

Seperti kisah yang dialami Marianne Friedman, tunawisma yang beberapa tahun sebelumnya hidup dengan bergelimang harta.

Dilansir Daily Mail, Marianne adalah cucu pengusaha tekstil terkaya di Manhattan. Sejak kecil ia hidup di kawasan perumahan elite Park Lane.

Namun kini di usianya yang ke-63, Marianne dan suaminya, Frank Foote, tinggal di Central Park, tempat di mana para tunawisma tinggal.

Marianne Friedman dan suaminya
Marianne Friedman dan suaminya

Kisah keterpurukan Marianne berawal dari meninggalnya sang ayah yang menjadi pewaris tunggal perusahaan tekstil ternama di Manhattan. Ibunya kemudian menikah lagi, tapi akhirnya bercerai.

"Bisnis tekstil dijual ibuku dengan harga jutaan dolar," ujarnya.

Maka ketika Marianne lulus kuliah di Boston University, ia bekerja sebagai perawat di Massachusetts General Hospital School of Nusring. Ia menikah dengan anggota FBI, Michael Owler.

"Namun itu bukan pernikahan yang baik. Kami bercerai," ujar Marianne.

Tiba-tiba saja kehidupan Marianne berubah. Ia hidup tanpa suami, tanpa anak, dan tanpa pernikahan.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved