PosBelitung/

Wisman Dari Jepang Pilih Pulau Belitung Untuk Liburan

Semenjak enam bulan terakhir wisatawan mancanegara (wisman) mulai berdatangan ke Pulau Belitung, satu di antaranya dari negara Jepang

Wisman Dari Jepang Pilih Pulau Belitung Untuk Liburan
istimewa
Wisatawan mancanegara asal Jepang beriwisata ke Belitung, dengan mengunjungi objek wisata Pulau Kepayang 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Memasuki libur sekolah, Natal, serta jelang Tahun Baru 2017, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung mengalami peningkatan.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Babel Agus Pahlevi menyatakan, semenjak enam bulan terakhir wisatawan mancanegara (wisman), satu di antaranya dari Jepang juga banyak berdatangan.

Menurutnya, panorama pantai dan gugusan pulau-pulau kecil di Belitung masih menjadi suguhan andalan bagi wisman.

"Kebetulan kemarin saya juga bawa wisatawan Jepang main ke pulau. Kebetulan travel kami sudah MoU (memorandum of understanding) dengan salah satu travel di Jepang," ujar Agus yang juga pemilik Levi Tour and Travel itu kepada Pos Belitung, Senin (26/12/2016).

wisatawan
Wisatawan mancanegara asal Jepang tracking mangrove di Sungai Padang

Lanjutnya, gelombang wisman dari Negeri Sakura merupakan satu dari beberapa dampak dari kegiatan Famtrip Travel Agency Jepang, yang diselenggarakan beberapa bulan lalu oleh Kementrian Pariwisata.

Belitung mulai dikenal adanya promosi dari pelaku pariwisata dari Jepang langsung.

Selain melalui travel, wisman Jepang juga berdatangan secara individual. Itu bisa dilihat ketika mereka tengah menikmati kuliner di sekitaran Pantai Tanjungpendam.

Agus menjelaskan, waktu kunjungan rata-rata wisman mencapai tiga hingga lima hari.

Wisawatan
Wisatawan mancanegara asal Jepang menikmti kuliner saat berliburan ke Pulau Belitung

Mereka dominan golongan keluarga yang mengunjungi pantai, pulau, kebun lada, melihat Tarsius di Bukit Peramon, tracking mangrove di Sungai Padang, melukis caping, bermain alat musik gambus, serta berkater di Pantai Burung Mandi, Belitung Timur.

"Alhamdulillah, kalau potensi di Belitung ini sudah banyak dan bervariasi, masyarakatnya pun mendukung. Tinggal penambahan fasilitas penunjangnya saja," kata Agus.

Menurut Agus, melayani wisman Jepang pada dasarnya tidak terlalu sulit. Mengingat Jepang masih termasuk negara Asia yang memiliki beberapa kesamaan, termasuk kuliner.

wisatawan
Wisatawan mancanegara asal Jepang menikmati kuliner saat liburan ke Pulau Belitung

"Kalau makan sih masih cocok dengan mereka, hanya saja mereka tidak suka yang pedas," katanya.

Berdasarkan informasi dari rekan pelaku pariwisata, lanjutnya, kunjungan wisatawan periode akhir 2016, jumlah wisatawan yang datang jauh lebih banyak di banding periode Idul Fitri, bahkan akhir tahun lalu.

"Informasi di lapangan menyebutkan bahwa banyak wisatawan yang baru membuat reservasi baik melalui travel agency maupun langsung ke hotel sulit memperoleh kamar. Begitu juga penyewaan transportasi, baik darat maupun kapal wisata yang fullybook di hari tertentu," bebernya. (n1)

Baca: Batu Satam Belitung Jadi Perhatian Sekjen Geopark Global Network Unesco

Satam
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Geopark Global Network (GGN) Unesco, Prof Guy Martini mengamati batu satam yang dijual pedagang, di sekitar Pantai Wisata Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk, Belitung, Senin (26/12/2016)
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help