Biaya Perawatan Korban Perampokan Sadis di Pulomas Ditanggung Negara

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong mengatakan, biaya perawatan para korban penyekapan di Pulomas, Jakarta Timur, akan ditanggung pemerintah.

Biaya Perawatan Korban Perampokan Sadis di Pulomas Ditanggung Negara
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Windy Astuti (23) pembantu rumah tangga yang selamat dari perampokan di rumah majikannya, saat dikunjungi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, di RS Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2016) 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong mengatakan, biaya perawatan para korban penyekapan di Pulomas, Jakarta Timur, akan ditanggung pemerintah.

Ia mengaku sudah mengomunikasikan hal itu ke Kementerian Sosial. Dari 11 korban penyekapan, ada lima yang selamat.

Mereka adalah Zanette Kalila Amaria, Fitriani, Emi, Nursanti, dan Windy. Zanette sendiri diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus penyandang tuna rungu.

"Saya kira negara harus hadir untuk memberikan jaminan dan perlindungan untuk ke depannya, termasuk biaya-biaya akan di-cover oleh pemerintah, dalam hal ini Kemensos dan pihak-pihak terkait," kata Ali usai menjenguk para korban di RS Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016).

Menurut Ali, ditanggungnya biaya perawatan merupakan wujud nyata hadirnya negara membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

Ia menyebut biaya yang akan ditanggung tidak hanya yang terkait biaya rumah sakit. Tapi juga pemulihan trauma.

"Yang masih hidup mudah-mudahan sudah ditangani oleh para dokter Rumah Sakit Kartika dan ini mudah-mudahan faktor utama traumatiknya bisa diatasi segera," ucap Ali. (*)

Kompas.com/Alsadad Rudi

Editor: Jariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved