PosBelitung/

Lipsus Hotel

Hadapi Persaingan, Hotel di Belitung Genjot Layanan Terbaik

Secara fisik, manajemen akan membuat lahan parkir di belakang buat akses tamu, renovasi, membuat meeting room, dan sebagainya.

Hadapi Persaingan, Hotel di Belitung Genjot Layanan Terbaik
Belitungku.com
Hotel Martani Belitung

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Bertumbuhnya hotel di Belitung membuat Hotel Martani, hotel tertua yang berdiri sejak 1979 tidak tinggal diam. Kondisi itu membuat manajemen terpacu dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

"Setiap hotel pasti punya pelanggan tamu masing masing yang loyal. Termasuk tamu yang loyal kepada Martani," kata Majanemen Hotel Martani, Probowidodo kepada Pos Belitung beberapa waktu lalu.

Menurut Widodo, sapaan akrab Probowidodo, menghadapi persaingan dengan hotel-hotel lain, Hotel Martani yang memiliki 43 kamar ini juga menjalankan sejumlah strategi, di antaranya online travel agent. Pemasaran melalui jalur ini dirasa mengena sasaran.

Selain dari marketing, lanjutnya, manajemen juga memperbaiki serta menambah jumlah fasilitas. Seperti menyediakan WIFI, menambah jumlah saluran televisi, memperbaiki dan mengganti AC hingga pengecatan ulang.

Widodo pribadi merasa optimistis menghadapi persaingan di dunia perhotelan Belitung. Hal tersebut karena pariwisata Belitung berkembang pesat yang membuat turis lokal dan mancanegara banyak berdatangan, sehingga mereka membutuhkan hotel.

Lantas bagaimana kondisi jumlah tamu yang sekarang menginap di Hotel Martani yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Tanjungpandan ini?

"Stabil. Menjelang weekend yang ramai," ucap Widodo.

Terpisah, Manajer Belitong Inn, Odink Sepudin menyatakan, pertambahan jumlah hotel di Belitung terlalu pesat. Tetapi belum diikuti jumlah wisatawan yang datang, sehingga secara otomatis membuat persaingan harga semakin ketat.

Menyiasati kondisi tersebut, kata Odink, perlu melakukan strategi khusus, baik segi fisik maupun marketing. Secara fisik, manajemen akan membuat lahan parkir di belakang buat akses tamu, renovasi, membuat meeting room, dan sebagainya.

Sementara dari segi marketing, akan memperluas pasar, tidak hanya di Bangka, tetapi ke Jakarta, Bandung, dan sebagainya. Strategi lainnya adalah memberikan diskon lebih.

Menurut Odink, hotel berbintang tiga atau empat harganya di atas Belitong Inn. Namun terkadang mereka memberikan diskon besar dari publish rate, sehingga harganya tidak jauh beda dari hotel-hotel di bawahnya. Belitong Inn sendiri memiliki klasifikasi bintang satu, tetapi standar layanan dan fasilitas standar bintang dua.

"Tapi tidak ada-apa karena ini dunia bisnis. Jadi itu biasa. Jadi kami harus mengikuti persaingan yang ada," ucap Odink.

Odink menambahkan, setiap hotel punya pangsa pasar masing-masing. Dalam operasionalnya selama ini, Belitong Inn lebih banyak dinas dan staf sales marketing, serta grup tur yang terbatas (kurang dari 20 kamar).

"Alhamdulillah selama ini bisa terisi," ucapnya.

Dalam hal pemasaran, lanjut Odink, Belitong Inn juga memanfaatkan situs online marketing atau online travel agent, serta media sosial. (vid)

Penulis: Novita
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help