PosBelitung/

Lipsus Hotel

Hotel Jangan Banting Harga Kamar Berlebihan

Hotel yang terus berkembang di Negeri Laskar Pelangi bukanlah ancaman. Saat ini persaingan hotel di Babel masih sehat, dimana semua bersaing sesuai...

Hotel Jangan Banting Harga Kamar Berlebihan
www.bwsuitebelitung.com
Superior Room di BW Suite Belitung Hotel. 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Hotel yang terus berkembang di Negeri Laskar Pelangi bukanlah ancaman. Saat ini persaingan hotel di Babel masih sehat, dimana semua bersaing sesuai kapasitas.

"Yang gak sehat itu kalau hotel bintang tiga dengan fasilitasnya itu dia jangan banting dengan harga bintang satu, gak boleh dong. Harga boleh banting tapi jangan berlebihan," ucap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel Bambang Patijaya saat dihubungi Pos Belitung, Minggu (19/2).

Ia tak menampik setiap hotel memilki tuntutan agar survive (terus bertahan), namun harus dilakukan secara rasional. Persaingan antar hotel bisa dilakukan lewat peningkatan kualitas layanan.

"Ini kan sebuah bisnis, harga, pelayanan, dan fasilitas ini penting. Dalam pariwisata, menentukan cita arasa bagaimana performance sebuah hotel. Saya pikir semua hotel punya cara untuk survive dan berkembang, bagaimana meningkatkan pelayanan dapat memberikan best price tapi yang logis," kata Bambang

Pengembangan pariwisata, lanjutnya juga harus mengembangkan tiga konsep, sehingga pariwisata bisa memberikan jaminan perekonomian. Hal itu tentunya harus dilakukan secara bersama.

"Pariwisata harus ada teori tiga hal, what to see, what to do, dan what to buy. Hakikat pariwisata itu travelling dan memenuhi tiga hal ini. Semua orang ingin berkompetisi kalau lingkungannya juga nyaman, pemerintah support, fasilitasnya bagus, kemudian partisipasi masyarakatnya bagus sehingga tercipta industri yang menjanjikan," ujar Bambang.

Ia menjelaskan, banyaknya investor, khususnya bidang perhotelan, menunjukkan optimisme terhadap prospek bisnis pariwisata yang menjanjikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Namun agar maju, sebuah wisata tidak hanya memikirkan akomodasi seperti perhotelan, tapi yang tidak kalah pentingnya ialah infrasturuktur lainnya dan destinasi.

Gairah pembangunan ini harus didukung oleh kebijakan pemerintah, dalam hal ini dapat mengambil peran dalam hal promosi. Selain itu, pengembangan infrastruktur yang membuka akses wisatawan masuk ke Babel.

"Kamar hotel banyak, berarti daya tampung untuk menyambut wisatawan meningkat. Apakah infrastruktur kita sudah mendukung, misalnya kapasitas airport, bagaiaman flight ke Belitung dan ke Bangka. Jangan sampai hotel berkembang, tapi jumlah wisatawan tidak bertambah," katanya.

Halaman
12
Penulis: krisyanidayati
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help