PosBelitung/

Lipsus Hotel

Pemerintah Daerah Menanti Investor Hotel Geser ke Beltim

"Tingkat pertumbuhan di suatu daerah itu akan bagus kalau sudah ada contoh di sebelahnya," kata Helly.

Pemerintah Daerah Menanti Investor Hotel Geser ke Beltim
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Kadisbudpar Beltim Helly Tjandra menunjukkan majalah pariwisata bikinan Disbudpar Beltim, Senin (4/1/2015). 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR -  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Disparekraf Beltim) Helly Tjandra mengakui tak meratanya geliat sektor perhotelan antara Belitung dan Beltim.

Ia pun memaklumi kondisi tersebut dan bukan merupakan hal yang negatif.

"Tingkat pertumbuhan di suatu daerah itu akan bagus kalau sudah ada contoh di sebelahnya," kata Helly.

Menurut perkiraan Helly, para investor tetap akan berbondong-bondong berinvestasi di seputaran Belitung.

Sebab, aksesbilitas pariwisata diakui memang berada di Kabupaten Belitung.

"Bagaimana Kabupaten Beltim, kami sangat tidak khawatir soal ini. Karena konsep pariwisata Pulau Belitung itu satu pulau. Biarlah hotel itu ada di mana saja yang penting ada di Pulau Belitung, yang penting investor itu mau dulu masuk ke Belitung, di mana pun letaknya, bagi saya tidak ada masalah," ujarnya.

Lanjut Helly, geliat pertumbuhan hotel saat ini akan mengalami stagnasi di Belitung pada masanya. Saat itulah, investasi itu akan bergeser ke Beltim.

"Itu pasti karena ini sistem ekonomi. Itu kalau saya memandangnya. Tentu ini perlu waktu lama dan perlu upaya konsisten yang terus menerus," ujarnya.

Helly pun tidak sepakat jika disebut tak ada objek wisata bahari yang menarik di Belitung Timur, sehingga investor perhotelan dominan melirik Belitung.

Persoalannya saat ini adalah sistem pengelolaannya pada satu pulau. Sebagai contoh adalah Island Hopping Buku Limau yang dirangkaikan dengan Pulau Siadong, Penanas, dan Memperak.

"Itu satu rangkaian. Kami akui kami terbatas di penganggaran dan lain-lainya. Tapi mestinya, kalau jeli membaca peluang, saat kondisi musim barat, kurang optimal jika Island Hopping di Lengkuas, kan bisa turun di Pulau Buku Limau. Mestinya ada pengelolaan seperti itu. Ini bisa dialihkan secara pelan-pelan. Selain itu Beltim lebih ke arah tradisional dan budaya juga untuk mengimbangi Kabupaten Belitung sebagai satu pulau pariwisata," beber Helly. (m3)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help