PosBelitung/

Ratusan Warga Kecamatan Selat Nasik Berkumpul di Tanah Timbun Hadiri Maras Taun

Maras Taun adalah ritual yang digelar oleh masyarakat Desa Selat Nasik, Pulau Mendanau, Selat Nasik sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan atas..

Ratusan Warga Kecamatan Selat Nasik Berkumpul di Tanah Timbun Hadiri Maras Taun - maras-taun_20170416_111533.jpg
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pelaksaan maras taun di Pulau Mendanau, Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (16/4). Pos Belitung/Disa Aryandi
Ratusan Warga Kecamatan Selat Nasik Berkumpul di Tanah Timbun Hadiri Maras Taun - maras-taun_20170416_111615.jpg
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pelaksaan maras taun di Pulau Mendanau, Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (16/4). Pos Belitung/Disa Aryandi

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Ratusan warga Selat Nasik berkumpul di tanah timbun Pelabuhan Pulau Mendanau, Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (16/4/2017) pagi.

Mereka berkumpul di lapangan terbuka tersebut untuk meramaikan pelaksaan adat budaya Maras Taun Selat Nasik 2017.

Hadir secara langsung mengikuti acara tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Haryoso dan Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem).

Dua pejabat tersebut disambut oleh masyarakat dengan tarian selamat datang dan beberapa prosesi adat lainnya.

Maras Taun adalah ritual yang digelar oleh masyarakat Desa Selat Nasik, Pulau Mendanau, Selat Nasik sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan atas segala kebaikan dan kemudahan yang dianugerahkan kepada mereka.

Secara etimologis, ritual ini berasal dari dua akar kata, yaitu maras dan taun. Maras memiliki arti memotong, sedangkan taun berarti tahun.

Lebih luas, ritual Maras Taun dapat dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala kebaikan yang telah mereka peroleh pada tahun lalu dan sekaligus permohonan perlindungan untuk tahun berikutnya.

Pada awalnya, Maras Taun merupakan ritual yang dilakukan oleh para petani ladang Pulau Mendanau untuk menyambut datangnya musim panen padi.

Dalam perkembangan selanjutnya, ritual Maras Taun juga dilakukan oleh para nelayan pulau tersebut. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help