Home »

Lokal

Ngaku Polisi Dua Wartawan Ini Peras Warga

Dua oknum wartawan ini diduga telah melakukan penipuan dan pemerasan terhadap warga Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba,

Ngaku Polisi Dua Wartawan Ini Peras Warga
IST
Dua oknum wartawan Bastari (39) (kiri) dari media tabloid Lintas Kriminal dan Romli (59) (kanan) dari media Koran Patroli

Laporan Wartawan Bangka Pos Riki Pratama

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Mengaku sebagai polisi dan lakukan pemerasan terhadap warga, dua oknum wartawan diamankan pihak Kepolisian Polres Bangka Selatan, pada Kamis (22/4/2017) sore.

Keduanya yaitu Bastari (39) dari Tabloid Lintas Kriminal dan Romli (59) dari Koran Patroli.

Dua oknum wartawan ini diduga telah melakukan penipuan dan pemerasan terhadap warga Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

"Kita amankan dua pelaku yang diduga pelaku melakukan penipuan dan pemerasan terhadap warga dan menggunakan nama polisi sehingga membuat resah masyarakat,"jelas Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio Reza kepada wartawan, Jumat (24/4/2017) di Mapolres.

Saat hendak diamankan petugas ada kejadian kecil. Dua oknum wartawan ini sempat dipukul warga yang kesal kata Rio.

Demi keamanan keduanya, maka pihak kepolisian mengamankannya ke Mapolres Bangka Selatan.

Kini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif petugas.

"Pelaku ini dugaan, sudah ada tujuh orang yang menjadi korbannya, yang dimintai dengan menguntit perbuatan di masyarakat seperti ada penebangan pohon, tambang, yang menanyakan legalitas serta izin ke masyarakat,"jelasnya

Dalam menjalankan aksinya, kata Rio, dua oknum wartawan ini mengaku sebagai polisi dan meminta uang Rp 100 ribu kepada warga Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba.

"Yang terkhir masyarakat Desa Jelutung II, yang merasa diperas mengaku polisi di pintai uang Rp 100 ribu, karena di anggap telah menebang kayu dari kebun, dari keterangan pelaku hutan tersebut disebut hutan lindung, agar di setop,"ujarnya

Atas kejadian yang dilakukan dua oknum ini pihak Polres Basel mengenakan pasal 378 KUHP mengenai penipuan dan 368 KUHP mengenai pemerasan dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan.

Penulis: Riki Pratama
Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help