PosBelitung/
Home »

Lokal

2 Turis Belanda Ini Ternyata Lahir di Tanjungpandan, Masih Keluarga Tokoh Pionir Timah Belitong

Dulu, seorang bernama Vincent Gildemeester Baron van Tuyll van Serooskerken mempunyai gagasan untuk membuka tambang timah di Pulau Belitung.

2 Turis Belanda Ini Ternyata Lahir di Tanjungpandan, Masih Keluarga Tokoh Pionir Timah Belitong
facebook/Danu Berata
Mrs. Marcella Baron and Mrs. Jeany Krapp ketika mengunjungi Museum dan memotret monumen pionir tambang timah Billiton. Samping, foto : Baron van Tuyll 

POSBELITUNG.COM - Dulu, seorang bernama  Vincent Gildemeester Baron van Tuyll van Serooskerken mempunyai gagasan untuk membuka tambang timah di Pulau Belitung.

Ia adalah 'orang dalam' Istana Kerajaan Belanda.

Tahun 1850 ia menyampaikan gagasan itu kepada pangeran Belanda, Pangeran Hendrik.

Keduanya sepakat untuk membuka usaha tambang timah di Belitung.

J.F. Loudon ditunjuk sebagai pemegang kuasa / wakil Pangeran Hendrik karena dianggap menguasai bahasa Melayu dan paham situasi Hindia Belanda.

Pada 28 Juni 1851, Baron van Tuyll dan J.F. Loudon tiba di Tanjungpandan, Belitung.

Usaha mereka membantah sikap skeptis banyak kalangan mengenai potensi timah di Pulau Belitung.

Sampai akhirnya Belitung benar-benar dikenal sebagai daerah penghasil timah yang diperhitungkan di dunia.

Nama Baron van Tuyll terukir di dalam daftar pionir tambang timah Billiton yang sekarang diletakkan di halaman Museum Kabupaten Belitung di Tanjungpandan.

Kini, setelah 168 tahun berlalu, monumen itu masih menarik perhatian para wisatawan asal Belanda.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help