PosBelitung/

DPRD Sampaikan Usulan Pemekaran Dapil Beltim Jelang Pengesahan RUU Pemilu

Komisi I DPRD Belitung Timur telah menyampaikan usulan pemekaran daerah pemilihan (dapil) Belitung Timur ke KPU Provinsi Bangka Belitung (Babel)

DPRD Sampaikan Usulan Pemekaran Dapil Beltim Jelang Pengesahan RUU Pemilu
IST
Komisi I DPRD Beltim saat menyerahkan usulan pemekaran dapil di Kabupaten Beltim kepada KPU Babel dan KPU RI, Kamis (27/4/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Komisi I DPRD Belitung Timur telah menyampaikan usulan pemekaran daerah pemilihan (dapil) Belitung Timur ke KPU Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan KPU RI, Kamis (28/4/2017) kemarin.

Pemekaran dapil yang diusulkan adalah dapil kecamatan untuk pemilihan di Kabupaten Beltim dan dapil untuk tingkat Provinsi Bangka Belitung.

Berkas usulan tersebut diserahkan oleh Ketua Komisi I DPRD Beltim Jafri dan jajarannya.

"Kemarin sudah diterima KPU Babel, kami sampaikan juga ke Komisioner KPU RI," kata Jafri kepada Pos Belitung, Jumat (28/4/2017).

Politisi Golkar itu mengatakan, pihaknya mengusulkan pemekaran dapil kabupaten dari tiga menjadi empat dapil (Manggar, Gantung-Simpangrenggiang, Dendang-Simpangpesak, dan Damar-Kelapakampit).

Sementara dapil untuk Provinsi Babel, Kabupaten Beltim diusulkan untuk menjadi dapil sendiri (sebelumnya gabung dengan Kabupaten Belitung).

"Ini usulan. Selanjutnya hal ini akan dijadikan sebagai bahan-bahan pertimbangan dalam melihat regulasi Pemilu yang akan terbit. Ini aspirasi. Sekarang kan sedang pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) pemilu, sebentar lagi akan diketok," tutur Jafri.

Menurut dia, sebaiknya Kabupaten Belitung Timur untuk pemilihan Provinsi Babel memang memiliki dapil tersendiri.

Pun demikian dengan dapil kecamatan untuk pemilihan tingkat Kabupaten Belitung Timur.

"Jadi ada pemerataannya. Kami berharap ini dapat diterima. Ini sama halnya dengan berjuang untuk pemekaran kabupaten dan kecamatan dulunya,"ucapnya.

Sekadar diketahui, saat ini RUU Pemilu sedang digodok antara pemerintah dan DPR RI.

RUU ini setidaknya akan dipakai pada Pilkada Serentak 2018 mendatang, termasuk Pileg dan Pilpres 2019 mendtaang. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help