PosBelitung/

Tarif Angkutan Udara Picu Inflasi di Tanjungpandan

"Untuk Kota Tanjungpandan mengalami inflasi 0,29% (mtm) atau 6,76% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat deflasi 1,49% (yoy),"

Tarif Angkutan Udara Picu Inflasi di Tanjungpandan
Inflasi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bayu Martanto mengatakan, April 2017 indeks harga konsumen di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat mengalami inflasi sebesar 1,00% (mtm) atau secara tahunan inflasi sebesar 8,37% (yoy).

Angka itu didorong dari tingginya kenaikan tarif angkutan udara alias pesawat.

"Untuk Kota Tanjungpandan mengalami inflasi 0,29% (mtm) atau 6,76% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat deflasi 1,49% (yoy)," kata Bayu kepada posbelitung.com, Senin (8/5/2017).

Sedangkan untuk Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 1,02% (mtm) atau 9,26% (yoy), setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi 0,38% (mtm).

Peningkatan inflasi yang terjadi pada bulan April didorong oleh kelompok administered price yang mengalami inflasi 4,10% (mtm).

Kenaikan terjadi utamanya disumbang oleh tarif angkutan udara yang mencapai 0,66% (mtm) terhadap total inflasi bulanan yang disebabkan oleh tingginya permintaan saat libur panjang di bulan April.

"Kelompok volatile food mengalami inflasi yang cukup terkendali di angka 0,83% (mtm), itu didorong oleh komoditas ikan – ikanan, bawang merah dan jeruk. Disisi lain, kelompok inti tercatat deflasi 0,18% (mtm) yang salah satunya disumbangkan oleh penurunan tarif pulsa ponsel," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help