PosBelitung/

Nongkrong di Tempat Ini, Kalian Bisa Makan Sambil Belajar Sejarah Kota

Keunikan bentuk bangunan Lodji Besar membuat rumah makan tradisional ini sering jadi kunjungan turis mancanegara.Rumah makan dengan menu tradisional

Nongkrong di Tempat Ini, Kalian Bisa Makan Sambil Belajar Sejarah Kota
Facebook/Eddie Cheppy Cheever
ILUSTRASI : Suasana petang di Tugu Satam, pusat Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (23/7/2016) pukul 18.25 WIB. 

POSBELITUNG.COM - Tidak sulit untuk mencari tempat nongkrong yang nyaman di Surabaya.

Namun apabila yang anda cari adalah tempat kongkow yang unik, Lodji Besar Koffie & Djamoe, bisa jadi salah satu pilihan yang menarik.

"Tak hanya makanan yang berbeda, suasananya pun unik karena di bangunan cagar budaya,” tutur Astuti salah seorang pengunjung Lodji Besar Koffie & Djamoe.

Rumah makan dengan menu tradisional di Jl Makam Peneleh 46 Surabaya ini terdiri dari dua bagian, yaitu teras dan bagian dalam yang dilengkapi AC sehingga terasa sejuk.

Keunikan bentuk bangunan Lodji Besar membuat rumah makan tradisional ini sering jadi kunjungan turis mancanegara.

Lodji Besar memang bukan satu-satunya ‘bangunan tua’.

Di kawasan yang dikenal sebagai situs kebangsaan itu masih ada beberapa bangunan bersejarah lainnya, seperti Masjid Jamik, rumah HOS Tjokroaminoto, dan rumah kelahiran Bung Karno.

"Setiap orang bisa bikin depot atau resto. Tapi tidak semua orang bisa belajar mengenai sejarah," kata Kuncarsono Prasetya, pemilik Lodji Besar Koffie & Djamoe.

Dari tempat makan yang dikelolanya itu, dia berharap pengunjung juga bisa banyak belajar mengenai masa lalu Surabaya.

“Saya mulai ambil alih bangunan ini sejak tahun 2014. Umur bangunan ini sudah ratusan tahun,” kata Kuncarsono yang juga mantan jurnalis ini.

Halaman
12
Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help