PosBelitung/
Home »

Lokal

Banyak yang Berminat, BI Akan Gelar Penukaran Uang Lusuh dan Koin di Kota Lain

Selain itu, uang lusuh di Tanjungpandan dinilai lebih banyak daripada di Pangkalpinang sebagai lokasi perdana BI menggelar penukaran uang.

Banyak yang Berminat, BI Akan Gelar Penukaran Uang Lusuh dan Koin di Kota Lain
Pos Belitung/Ardhina Trisila Sakti
Petugas penukaran uang Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cabang Bangka Belitung sedang menghitung uang yang ditukar di Penukaran uang lusih dan koin di Tanjungpendam. Pos Belitung/Ardhina Trisila Sakti 

Laporan wartawan Pos Belitung, Ardhina Trisila Sakti

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cabang Bangka Belitung akan mengevaluasi kegiatan penukaran uang lusuh dan koin usai diselenggarakan di Pangkalpinang dan Tanjungpandan.

Deputi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cabang Bangka Belitung, Edhi Rahmanto Hidayat menuturkan salah satu alasan digelarnya penukaran uang lusuh dan koin oleh Bank Indonesia karena perputaran uang koin di masyarakat tidak berjalan efektif.

Menurutnya masyarakat jarang bertransaksi menggunakan uang koin dan kerap menyimpan uang koin di rumah.

"Disayangkan ada beberapa masyarakat yang masih memiliki uang Rp 100 dan Rp 50 yang sudah tidak berlaku sejak tahun 80'an dan 90'an. Akhirnya uang koin tidak bisa ditukarkan dan dibawa kembali. Masyarakat harus aktif kalau punya uang koin ditukar di bank daripada disimpan," ujar Edhi saat ditemui Pos Belitung di Tanjungpendam, Sabtu (20/5).

Selain itu, uang lusuh di Tanjungpandan dinilai lebih banyak daripada di Pangkalpinang sebagai lokasi perdana BI menggelar penukaran uang.

Pecahan Rp 2.000 dan Rp 1.000 jadi pecahan uang lusuh paling banyak yang ditukarkan masyarakat Tanjungpandan.

Kerusakan uang berupa bekas steples, kondisi basah, dan habis diremas.

"Kita akan evaluasi apakah kegiatan ini efektif dan menarik. Kalau iya maka kita akan adakan penukaran uang di kota-kota lain di Bangka Belitung," tutupnya.

Penulis: Dhina Sakti
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help