PosBelitung/

Kapal Mutiara Sentosa I Terbakar di perairan Masalembo, Penumpang Terjun Bebas

Kapal itu membawa 178 orang, terdiri dari 134 penumpang dan 44 anak buah kapal (ABK)

Kapal Mutiara Sentosa I Terbakar di perairan Masalembo, Penumpang Terjun Bebas
KOMPAS.com/ENI MUSLIMAH
KM Mutiara Sentosa III siap angkut penumpang mudik Lebaran 2016 melalui jalur tol laut Pelabuhan Panjang-Tanjung Priok. 

POSBELITUNG.COM -  Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 1 tujuan Surabaya - Balikpapan dikabarkan terbakar di perairan Masalembo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (19/5/17).

Kapal itu membawa 178 orang, terdiri dari 134 penumpang dan 44 anak buah kapal (ABK).

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kembali terjadi lakalaut. KM Mutiara Sentosa 1 dg jml POB 178 org terbakar di Per. Masalembo," sebut Humas Basarnas dalam akun resmi Twitter-nya, Jumat malam.

Detik-detik tenggelamnya KMP Tampomas II
Detik-detik tenggelamnya KMP Tampomas II ()

Baca: Kapal Mutiara Sentosa 1 Terbakar, Perairan Masalembo Menyimpan Misteri

Basarnas menyebutkan, hingga saat ini sudah ditemukan 3 korban tewas dan 2 orang selamat.

Dari publikasi kompas.com dengan judul : Kapal Berpenumpang 178 Orang Kebakaran di Perairan Masalembodiketahui kebakaran di cardeck kapal tidak bisa dipadamkan dan membesar. Nakhoda pun memerintahkan untuk meninggalkan kapal.

Saat ini KM Meratus Makassar sedang merapat untuk mengevakuasi penumpang dan ABK. Sementara  Kantor SAR Surabaya mengirimkan KN SAR 225 Surabaya menuju lokasi.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Sutopo dalam rilisnya menyebutkan, awalnya terjadi kebakaran di cardeck  kapal, namun tidak bisa dipadamkan dan membesar.

"Nakhoda kapal memerintahkan abandon ship," sebutnya.

Menurut dia, penumpang dan ABK saat ini berada di sekoci dan liferaft.

Dia menyebutkan, KM Meratus Makassar sedang merapat untuk mengevakuasi penumpang dan ABK. Sementara  Kantor SAR Surabaya mengirimkan KN SAR 225 Surabaya menuju lokasi. (kompas.com)

Editor: rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help