Home »

Lokal

Beltim Bentuk Satgas Teman Anak dan Lembaga Perlindungan Anak, Ketua KPAI Juga Hadir

Momennya dianggap pas karena bertepatan dengan Hari Anak Internasional yang jatuh pada Kamis 1 Juni 2017.

Beltim Bentuk Satgas Teman Anak dan Lembaga Perlindungan Anak, Ketua KPAI Juga Hadir
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Bupati Belitung Timur bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan jajaran pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Beltim menunjukkan simbol lima jari lambang menghentikan kekerasan pada anak di gedung Auditorium Zahari MZ, Kantor Bupati Beltim, Rabu (31/5/2017). POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Deretan kursi berisi tamu undangan memenuhi hingga mentok dinding belakang auditorium Zahari MZ, Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Belitung Timur (Beltim), Rabu (31/5/2017) kemarin.

Dari plang namanya, mereka berasal dari berbagai instansi mulai dari Tim Penggerak PKK, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), hingga Forum Anak Belitung Timur (Beltim).

Mereka, termasuk Bupati Belitung Timur dan jajaran pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Beltim dan Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait hadir pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Satgas Teman Anak dan Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Beltim 2017-2022.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Beltim Yeni Srihartati Satgas Teman Anak merupakan singkatan dari dari Satuan Tugas Terpadu Menangani Anak.

Satu di antara fungsinya adalah membangun jejaring komunikasi dan pengetahuan, serta bergerak dalam tim-tim kerja sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan intervensi.

Ini diketahui juga merupakan proyek perubahan yang digagas Yeni sebagai peserta Diklat PIM II angkatan XLII Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I Lembaga Adminsitrasi Negara tahun 2017.

"Untuk jangka pendek, kami akan lakukan pilot project di beberapa desa guna memudahkan melakukan review dan evaluasi dan jenis kegiatan pelayanan dan intervensi yang sudah dirancang," ujarnya.

Sekadar informasi, Satgas Teman Anak diketuai langsung oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza dengan Sekretaris Kepala DSPMD Beltim Yeni Srihatati dan beranggotakan berbagai pihak dari TNI, Polri, PKK, Karang Taruna hingga Forum Anak Beltim.

Sementara Lembaga Perlindungan Anak Beltim 2017-2022 diketuai oleh Imelda Handayani dengan Dewan Pembina Wakil Bupati Beltim Burhanudin dan beranggotakan berbagai pihak lintas lembaga dan instansi di Beltim.

Pada acara itu juga dideklarasikan Gerakan Sekampong Ngenjage Anak yang merupakan kerja dari Satuan Tugas Terpadu berbasis Kampong atau Desa yang bersinergi untuk bergerak melindungi anak mulai dari kampong atau desa.

Dia berharap, pencanangan ini dapat menjadi strategi handal peningkatan kinerja perlindungan anak menghadapi semakin signifikannya jumlah kasus yang berkenaan dengan masalah anak dan anak bermasalah di Kabupaten Belitung Timur.

Momennya dianggap pas karena bertepatan dengan Hari Anak Internasional yang jatuh pada Kamis 1 Juni 2017.

"Ini khususnya menjadi hadiah anak-anak Beltim untuk Hari Anak Internasional," ucap Yeni.

Ternyata, 30 persen dari total penduduk Beltim adalah anak-anak dan remaja, Yeni kemudian membeberkan data terkait isu anak Beltim yang dianggap sangat memprihatinkan, selengkapnya di Pos Belitung, Jumat (2/6/2017) beseok. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help