Bagaimana Hukumnya Mencium dan Mencumbu Istri Saat Puasa? Batalkah? Ini Penjelasannya

Saim juga mengatakan, keterangan yang sama juga disampaikan oleh Ibnu Qudamah (mahzab Hambali) bahwa mencium istri dalam kondisi puasa tidak lepas...

Bagaimana Hukumnya Mencium dan Mencumbu Istri Saat Puasa? Batalkah? Ini Penjelasannya
Thinkstock
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM, PALEMBANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palembang, Saim Marhadan, mengatakan mencium istri saat kondisi sedang puasa tidak membatalkan puasa.

Kecuali pada saat mencium istrinya tersebut dengan rasa syahwat maka puasa batal.

Saim mengatakan, yang menjadi dalil jika bercumbu tidak membatalkan puasa jika tidak keluar mani adalah hadist hadist shohe yang mansyur, di antaranya Rasulullah pernah mencium istri ketika dalam kondisi berpuasa.

"Kalau ciumnya menunjukkan kasih sayang tanpa syahwat puasanya tidak batal," katanya, Selasa (6/6/2017) saat dihubungi.

Saim juga mengatakan, keterangan yang sama juga disampaikan oleh Ibnu Qudamah (mahzab Hambali) bahwa mencium istri dalam kondisi puasa tidak lepas dari tiga hal.

Yang pertama, tidak keluar mani puasanya tidak batal, kedua bercumbu hingga keluar mani puasanya batal dan terakhir bercumbu keluar madzi puasanya batal.

Ilustrasi (ISTIMEWA)
Ilustrasi (ISTIMEWA) 

Ciuman Ternyata Tak Batalkan Puasa? Ini Daftar yang Dapat Batalkan Puasa

Dalam berpuasa memang masih banyak hal yang masih dianggap bisa membatalkan puasa atau makruh hukumnya.

Memang jika kita tidak tahu, maka hal yang dapat membatalkan puasa tersebut bisa dimaafkan.

Tetapi, semuanya memang harus diketahui, ketika kita tidak tahu maka kita harus mencari tahu kebenarannya.

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved