PosBelitung/
Home »

Lokal

Sektor Perikanan Jadi Andalan Belitung Timur, Pasca Tambang

Potensi kelautan di Kabupaten Beltim sangat besar, namun masyarakat belum menjadikan sektor perikanan sebagai sektor unggulan pasca tambang

Sektor Perikanan Jadi Andalan Belitung Timur, Pasca Tambang
istimewa
Penandatanganan kerja sama penyusunan master plan perikanan dengan Pusat Riset dan Sumber Daya Manusia (BARISDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Jum’at (18/6) di Kantor KKP RI, Jakarta

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) menjalin kerja sama dengan Pusat Riset dan Sumber Daya Manusia (BARISDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, untuk penyusunan master plan perikanan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Beltim Peris Nainggolan dan Kepala Pusat Riset Perikanan, Toni Ruchimat, disaksikan Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Kepala BARISDM KKP, Zulficar Mochtar, Jum’at (18/6) di Kantor KKP RI, Jakarta.

Penyusunan Masterplan Perikanan adalah untuk mengembangkan semaksimal mungkin sumber daya sektor perikanan serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya melalui rencana program prioritas, pembagian peran stake holder dan pendanaan indikatif, untuk menyiapkan sumber daya perikanan di Kabupaten Beltim pasca tambang.

“Biasanya ‘penyakit’ MoU tidak ada tindak lanjut operasional rencana yang implementatif sehingga berbagai inisiatif kerjasama menggantung. Nah dengan adanya perjanjian kita bisa maju dalam tahapan pelaksanaan di lapangan,” ujar Zulficar dikutip dari rilis pers Diskominfo Beltim, Minggu (18/6/2017).

Zulficar mengatakan Kabupaten Beltim merupakan salah satu daerah yang cukup strategis dan dinamis khususnya pasca tambang.

Caption: KM Inkamina yang diamankan jajaran Polres Beltim, Kamis (15/6/2017) lalu. (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN)
Caption: KM Inkamina yang diamankan jajaran Polres Beltim, Kamis (15/6/2017) lalu. (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN) (Pos Belitung/Dedi Qurniawan)

Baca: Koko: Polisi Harus Usut Modifikasi Kapal Bantuan Untuk Menambang Timah

Dengan adanya masterplan perikanan bisa menjadi rujukan untuk mengoptimalkan berbagai potensi sekaligus menjawab berbagai tantangan dan isu yang dihadapi.

“Kerangkanya tentu saja pembangunan yang berkelanjutan artinya sosialnya masuk, ekonominya realitis, pertumbuhan ekonominya bisa kita dorong pemerintahan yang baik. Hal ini sejalan dengan pilar kita di KKP,” ungkap Zulficar.

Sementara itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan meski potensi kelautan di Kabupaten Beltim sangat besar, namun masyarakat belum menjadikan sektor perikanan sebagai sektor unggulan. Sehingga masih dianggap sebagai mata pencaharian sampingan.

“Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu penopang ekonomi Kabupaten Beltim pasca tambang yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kita tau bahwa perikanan mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian nasional terutama dalam peningkatan perluasan kesempatan kerja, pemerataan pedapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” kata Yuslih.

Selengkapnya  baca Harian Pos Belitung, edisi cetak Senin (19/6/2017)  

>>> LIKE Facebook :@posbelitung ==>>Follow Twitter : @Posbel Instagram :@posbelitung

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help