PosBelitung/
Home »

Lokal

Breaking News Banjir Belitung

681 Hektar Sawah di Pulau Belitung Terendam Banjir, Petani Terancam Rugi Miliaran Rupiah

Musibah banjir yang melanda Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, merendam 681 hektar sawah.

681 Hektar Sawah di Pulau Belitung Terendam Banjir, Petani Terancam Rugi Miliaran Rupiah
facebook
Kondisi banjir di Kecamatan Gantung, Senin (17/7/2017). (foto ini tidak ada kaitan langsung dengan berita di atas) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Krisyanidayati

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Musibah banjir yang melanda Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, merendam 681 hektar sawah.

Hal ini menyebabkan petani terancam gagal panen dan merugi miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara mengatakan di Kabupaten Belitung sawah yang gagal panen akibat terendam banjir mencapai 141 hektar.‎

Sawah yang terendam tersebar di Desa Cerucuk , Kelekak Usang, Desa Kembiri, Desa Perepat, Desa Air Merbau, dan Batan.

"141 hektar saya yang terendam itu, berada di enam desa, akibatnya petani gagal panen," kata Toni, Senin (17/7/2017).

Sementara itu di Belitung Timur, luas area yang terendam seluas 540 hektar, tersebar di empat kecamatan di Beltim.

"Kegiatan bibit padi jarwo 250 hektar, desa mandiri benih 20 hektar, kegiatan Puso 270 hektar, total dua kabupaten ini 681 hektar yang terendam banjir," jelasnya.

Menurutnya, sawah-sawah itu berada pada tahapan hampir panen dan ada yang baru tanam.

"Kebanyakan padi sudah hampir panen, karena terendam rusak dan gagal panen, selain itu ada juga yang baru tanam,"ungkap dia.

Toni membeberkan setiap satu hektar setidaknya kalau di panen, petani mendapatkan hasil kurang lebih Rp.6 juta, sehingga kalau di kalikan dengan 681 hektar kerugian petani mencapai Rp. 4 miliar lebih.

"Setiap hektar biasanya menghasilkan 6 juta, jadi total kerugian kita tafsir mencapai miliaran rupiah," jelasnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help