PosBelitung/

Banjir Belitung

Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Banjir, Ada Guru yang Datang Jam Sembilan

Seperti yang terjadi di SDN 48 Tanjungpandan, warga sekolah melakukan kerja bakti membersihkan bekas banjir.

Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Banjir, Ada Guru yang Datang Jam Sembilan
Pos Belitung/Kurniadi Pratama
Kasi Kurikulum Dindikbud Kabupaten Belitung di SDN 11 Badau di Cerucuk. 

Laporan Reporter Pos Belitung Kurniadi Pratama

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Beberapa sekolah di Kabupaten Belitung tidak bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat dari terkena dampak banjir.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sutawijaya mengkonfirmasikan bahwa sekolah tidak diliburkan.

Seperti yang terjadi di SDN 48 Tanjungpandan, warga sekolah melakukan kerja bakti membersihkan bekas banjir.

Sementara itu di SMPN 2 Membalong kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

Walaupun ada sebagian guru dari Tanjungpandan yang baru tiba sekitar pukul 09.00 WIB.

"Mereka harus memutar jalan lewat Petikan dan menunggu banjir yg menggenangi jalan di Bantan surut. Pulangnya mereka harus memutar lagi lewat desa Pelulusan Kecamatan Badau," kata Sutawijaya.

Adapun sekolah yang terpaksa untuk diliburkan akibat dari banjir ini adalah SD Negeri 11 Badau di Cerucuk dan SMP Negeri 3 Membalong.

"SD Negeri 11 digenangi air dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Sedangkan SMP Negeri 3 Membalong di desa Batumana juga terpaksa tidak bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada hari pertama ini. Sebagian besar daerah Dudat, Batumana dan Ulin juga banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan," kata Sutawijaya lagi.

"Kalau dari Dinas, yang disampaikan kepada kepala sekolah agar memberdayakan guru-guru dan staf tata usaha yang sudah di Membalong atau yang berlokasi tempat tinggalnya di Membalong untuk mengkondisikan siswa yang ada di sekolah," tambah Sutawijaya.

Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help