PosBelitung/
Home »

Lokal

Banjir Beltim

Kolong Payak di Kecamatan Damar 'Menghilang' Pascabanjir Menerjang Beltim

Menurutnya, Kolong Payak merupakan danau tadah hujan yang tidak mempunyai sumber mata air. Oleh sebab itu, ketika pintu keluar air melebar...

Kolong Payak di Kecamatan Damar 'Menghilang' Pascabanjir Menerjang Beltim
facebook/Oscar
Foto udara situasi di Kolong Payak Beltim 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Ruas jalan raya Damar-Manggar yang berada di tepian Kolong Payak, Desa Mempayak putus diterjang luapan air.

Semenjak dilanda hujan mulai dari Sabtu (15/7/2017) lalu, akhirnya sekitar Minggu (16/7/2017) pagi, jalan tersebut hanyut tersapu luapan air.

Akibatnya, air kolong perlahan habis tumpah ke seberang jalan melalui aliran jalan yang terputus. Kolong besar tersebut seperti menghilang.

"Sepertinya kolong itu sudah tidak mampu lagi menampung air hujan. Jadi lama-lama jebol lewat jalan dan airnya habis," ujar Saprudin saat dihubungi pos belitung, Senin (17/7/2017) malam.

Menurutnya, Kolong Payak merupakan danau tadah hujan yang tidak mempunyai sumber mata air.

Oleh sebab itu, ketika pintu keluar air melebar, secara otomatis debit air yang keluar bertambah besar.

Selama ini, lanjutnya, jalur keluar air berada di ujung kolong, tepatnya arah ke Dusun Merak.

Namun karena terus diguyur hujan, debit air keluar sudah tidak mampu melewati aliran tersebut.

Ia mengakui, Kolong Payak memang menjadi destinasi pariwisata, setelah diselenggarakannya kegiatan seni beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help