PosBelitung/
Home »

Lokal

Banjir Belitung

Anak Parjo Lahir Tapi Telat Nangis, Kisah Memilukan Relawan Banjir di Beltim

Detik-detik sang istri hendak melahirkan, Parjo masih sibuk membantu para korban banjir. Sungguh mulia dirimu, Allah akan membalas kebaikanmu.

Anak Parjo Lahir Tapi Telat Nangis, Kisah Memilukan Relawan Banjir di Beltim
facebook/Subrata Kampit
Bayi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Hujan badai yang melanda Pulau Belitung sejak beberapa hari terakhir meninggalkan banyak cerita. 

Bukan hanya soal banjir, rumah rusak, jalan putus dan sebagainya.

Namun ada cerita yang sangat menyesakkan hati terutama bagi Parjo, istri dan keluarga besarnya.

Ya, akun Subrata Kampit memposting cerita yang sangat mengharukan yang mengisahkan tentang bayi mungil yang baru dilahirkan namun meninggal dunia. Padahal, bayi itu adalah anak pertama Parjo dan istrinya.

Parjo, saat sang istri hendak melahirkan masih ikut serta membantu para korban banjir di Belitung Timur sebagai relawan. 

Namun Tuhan berkehendak lain. Semoga diberi ketabahan.

Begini cerita selengkapnya :

Turut Berduka, Relawan Parjo.

Pukul 15.00 WIB (16/7), Parjo masih menjadi relawan, kita bersama-sama membawa logistik ke Desa Buding, untuk korban bencana banjir di Belitung Timur.

Pukul 17.00 WIB, di tengah perjalanan ke Tanjungpandan, Parjo mendapat telpon dari saudara bahwa istrinya ingin melahirkan.

Halaman
12
Penulis: ediyusmanto
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help