PosBelitung/
Home »

Lokal

Data Dampak Banjir Beltim Sudah Disampaikan ke Pemprov Babel

Data yang telah disampaikan tersebut juga termasuk data kerusakan rumah warga terdampak berdasarkan klasifikasi rusak ringan, berat, dan sedang

Data Dampak Banjir Beltim Sudah Disampaikan ke Pemprov Babel
Pos Belitung/dok
(Ilustrasi foto) Kondisi titik terdampak banjir di Kecamatan Gantung, Jumat (21/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Wakil Koordinator Tanggap Darurat Bencana Beltim Evi Nardi mengatakan, data-data terkait dampak banjir Beltim lalu telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Babel.

Data itu meliputi data kerusakan infrastruktur, permukiman penduduk, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga perikanan. Beltim menderita total kerugian sekitar Rp 338 miliar akibat diporak-porandakan banjir.

Data yang telah disampaikan tersebut juga termasuk data kerusakan rumah warga terdampak berdasarkan klasifikasi rusak ringan, berat, dan sedang.

"Sudah kami sampaikan ke Gubernur Bangka Belitung pada 24 Juli kemarin," ujar Evi.

Evi menjelaskan alternatif langkah yang akan diambil untuk pembenahan dampak banjir.

Infrastruktur misalnya, akan dibenahi sesuai kewenangannya masing-masing. Bisa juga melalui dana hibah dari Pemprov Babel ke Pemkab Beltim.

"Misalnya ketika jalan provinsi, ini kewenangan provinsi yang membenahi. Begitu juga dengan jalan nasional dan kabupaten," ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Plt. Sekda Beltim ini.

Dia menjelaskan, tim yang terdiri dari OPD terkait juga sedang menggodok data warga terdampak di Kantor Badan Penelitian Pengembangan Perencanaan dan Pembangunan (BP4D) Beltim.

Data ini terkait warga terdampak yang dikabarkan akan menerima jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 900 ribu per jiwa pada pasca darurat bencana.

"Ada dinas permukiman. Ada juga dinas perikanan terkait masyarakat nelayan yang mungkin membutuhkan bantuan alat tangkap. Untuk penyesuan data apakah gara-gara bencana ini akan bertambah masyarakat miskin Beltim, ini belum bisa dikategorikan. Perlu dilihat dulu nanti secara real hasil penggodokannya nanti," tutur Evi. (deq)

Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Kamis (27/7/2017).

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help