Polres Beltim Amankan Dua Pemuda Terduga Pengedar Tembakau Gorila

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan penyidikan yang kemudian berujung pada penangkapan W dan G, keduanya adalah warga Tanjungpoandan

Polres Beltim Amankan Dua Pemuda Terduga Pengedar Tembakau Gorila
IST
Dua tersangka yang diduga pengedar narkotika yang diamankan Satreserse Narkoba Polres Beltim, Kamis (27/7/2017) malam lalu. Dari keduanya, polisi juga mengamankan barang yang diduga tembakau Gorila dan obat-obatan Tram***. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Satuan Reserse Narkoba Polres Belitung Timur membekuk dua pemuda, KDP alias W (18) dan G (18), Kamis (27/7) malam lalu. Keduanya ditangkap karena memiliki barang-barang yang diduga narkoba.

Dari hasil penggeledahan, keduanya juga menyimpan tembakau Gorilla dan obat pereda rasa sakit bermerek Tramadol.

Kepala Polres Beltim AKBP Nono Wardoyo mengatakan, keduanya diringkus usai Satres Narkoba Polres Beltim melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap seorang tersangka pengedar narkoba jenis tanaman kering golongan satu (ganja) di depan lokasi Billiard Mega, Jalan Jendral Sudirman, Desa Baru, Kecamatan Manggar.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan penyidikan yang kemudian berujung pada penangkapan W dan G, keduanya adalah warga Tanjungpoandan.

"Ini bermula dari informasi masyarakat yang masuk ke jajaran kami. Diduga ada sesorang yang ingin mengedarkan narkotika," ujar Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo, Jumat (28/7/2017).

Hasil penggeledahan terhadap dua pemuda Tanjungpandan itu, polisi menemukan dan mengamankan barang bukti dan barang-barang yang diduga narkoba.

"Antara lain tembakau Gorila dan obat-obatan jenis Tramadol yang diduga akan diedarkan kepada remaja-remaja di Beltim," ujar Nono.

Polisi juga menyita barang bukti lima bungkus paket kecil, dan 12 batang linting berisi daun kering yang diduga narkotika golongan 1, uang Rp 290 ribu, dan kertas pembungkus lintingan ganja.

Polisi juga menyita celana jeans, handphone, hingga dua unit sepeda motor dari kedua tersangka.

Kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1 Junto pasal 132 ayat 1, atau pasal 111 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1, huruf A UU 39 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya, pidana penjara seumur hidup, penjajara paling singkat lima tahun, dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar," ujar Nono. (deq)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help