PosBelitung/

Prajurit TNI Pertaruhkan Nyawa Demi Anak-anak Berangkat Sekolah

Jika sistem ini dilakukan di Jakarta atau kota-kota besar lainnya kemungkinan tidak masalah, namun bagaimana jika dilakukan di desa-desa terpencil

Prajurit TNI Pertaruhkan Nyawa Demi Anak-anak Berangkat Sekolah
Instagram/Puspentni
Prajurit TNI seberangkan anak yang akan berangkat sekolah 

POSBELITUNG.COM - Masih ingat rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tentang sistem “full day school”?

Menurutnya, kalau anak-anak tetap berada di sekolah, mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas sekolah sampai dijemput orangtuanya sesuai jam kerja.

Dengan begitu, secara perlahan karakter anak terbangun dan tidak menjadi liar di luar sekolah.

Namun rencana ini mendapat banyak kritikan.

Salah satunya adalah sistem pendidikan yang tidak merata di Indonesia.

Jika sistem ini dilakukan di Jakarta atau kota-kota besar lainnya kemungkinan tidak masalah, namun bagaimana jika dilakukan di desa-desa terpencil di Indonesia timur sana?

Buat berangkat sekolah saja, anak-anak dari tempat-tempat terpencil di seluruh Indonesia sudah susah.

Contohnya adalah foto yang diunggah dalam akun Instagram resmi Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI), @puspentni.

Dalam foto tersebut terlihat seorang tentara tengah bergantung di atas aliran sungai sambil membawa tiga orang anak.

Keterangan foto tertulis:

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help