PosBelitung/

Ini Kata Rossi Setelah Gagal Raih Podium di GP Ceska,

Balapan flag-to-flag bukanlah titik kekuatan Rossi, usai tak naik podium di Brno pada Minggu kemarin. Ia membuat blunder terlambat masuk pit

Ini Kata Rossi Setelah Gagal Raih Podium di GP Ceska,
motorsport.com
Velentino Rossi 

POSBELITUNG.COM - Balapan MotoGP yang berlangsung di Automotodrom Brno, Republik Ceska, Minggu (6/8/2017) kemarin, berlangsung dramatis, dIsaat lintasan sirkuit berubah dari basah menjadi kering. 

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez yang lebih dahulu keluar lintasan sirkuit mengganti motor, berhasil meraih podium, disusul rekan setimnya Dani Pedrosa dan pemalap Movistar Yamaha Maverick Vinales menempati posisi ketiga.

Sementara rekan setim Vinales, Valentino Rossi harus puas finish di posisi ke empat. Setelah berjuang keras dari dari posisi ke -13, usai pergantian motor.

Valentino Rossi mengakui, balapan flag-to-flag  bukanlah titik kekuatannya, usai tak naik podium di Brno pada Minggu kemarin.

Rossi muncul sebagai penantang pada lap-lap awal. Tapi ia membuat blunder, karena keputusannya yang terlambat masuk ke pit untuk mengganti motor dan baru dilakukan saat lap 5.

The Doctor melorot di posisi ke-13, tapi ia berjuang keras, perlahan namun pasti menaikan posisi dan terakhir menyalip Cal Crutchlow untuk merebut posisi finis keempa.

“Selalu sulit dalam kondisi ini, dengan flag-to-flag. Saya kira ini bukan titik terkuat saya. Balapan dengan tipe seperti ini. Tapi pada akhirnya, hasilnya tidak buruk,” tuturnya seperti dikutip dari motorsprot.com.

Menurut Rossi jika balapan sepenuhnya kering atau basah, ia yakin bisa meraih podium. Tapi balapan Minggu kemarin sudah berusaha maksimal. 

“Memang sangat disayangkan, karena kami bisa meraup poin lebih. Dan kami bisa naik podium. Tapi hasilnya seperti ini. Dan dalam kondisi seperti ini, posisi keempat tidak terlalu buruk.” ujarnya.

Terlambat masuk fit

Seperti balapan di Sachsenring 2016 lalu, The Doctor juga terlambat masuk ke pit untuk berganti motor. Ia akhirnya finis kedelapan, dan Marc Marquez keluar sebagai juara.

“Tahun lalu di Sachsenring, mereka menyuruh saya masuk ke pit melalui dengan pesan di pit board, tapi saya tetap balapan. Kali ini di Brno saya berkata, ‘Ketika saya melihat pit board, saya berjanji akan masuk ke pit’. Tapi sayangnya, pesan di pit board tiba agak terlambat.

“Yang pasti, untuk memahami kapan masuk ke pit bukanlah titik kekuatan saya. Saya kira bisa masuk pit satu lap lebih awal, tapi saya pikir, kami juga sedikit tidak beruntung kali ini.” tukasnya.(*)

Penulis: rusmiadi
Editor: rusmiadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help