PosBelitung/
Home »

Lokal

Ditemukan Tewas Tergantung, Ini SMS Terakhir Bujangan Putus Cinta Soal Boneka Pemberiannya

Jasad bujangan yang bekerja sebagai petani lada ini, pertama kali ditemukan oleh Basuri (38), pamannya. Diduga, ia memilih mengakhiri hidup lantaran..

Ditemukan Tewas Tergantung, Ini SMS Terakhir Bujangan Putus Cinta Soal Boneka Pemberiannya
Kolase Pos Belitung
Kolase Lokasi gantung diri dan ilustrasi boneka 

MEMBALONG, POS BELITUNG - Sebuah pesan singkat (SMS) mengungkap dugaan penyebab kematian Zukri (20) warga Dusun Sabung, Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Tubuh bujangan ini ditemukan tergantung kaku pada sebuah pohon di kebun lada milik orangtuanya di Jalan Aik Kundur, Dusun Sabung, Desa Tanjung Rusa, Kamis (10/8) malam.

"Ini lh pkok sms trakhir aq, aq mhon jge boneka itu baik-baik uc d buang atau d ngpe trakhir pmbrikk dri aq jge baik-baik, jngn gx mmpermain kh urng nx bnr-bnr syang ngn adek." (Ini lah pokok sms terakhir aku, aku mohon jaga boneka itu baik-baik, jangan dibuang atau diapakan terakhir pemberian dari aku jaga baik-baik, jangan lagi mempermainkan perasaan orang yang benar-benar sayang dengan adik).

Itulah salah satu pesan singkat terakhir Zukri sebelum tubuhnya ditemukan tergantung pada sebuah pohon pada Kamis malam itu.

Jasad bujangan yang bekerja sebagai petani lada ini, pertama kali ditemukan oleh Basuri (38), pamannya. Diduga, ia memilih mengakhiri hidup lantaran putus cinta.

Sebelumnya, ia diduga sempat bertengkar dengan seorang wanita. Wanita yang tercatat masih berusia 17 tahun itu disebut-sebut adalah pacarnya.

"Dugaan sementara seperti itu, tapi kami masih mendalami soal lantar belakang korban berbuat seperti itu. Kami juga sudah mengamankan satu buah HP milik korban, dari penyidikan sementara seperti itu," kata Kapolsek Membalong, Iptu Sugraito kepada Pos Belitung, Jumat (11/8).

Dugaan korban putus cinta ini diketahui setelah di handphone (HP) milik korban menyimpan SMS antara korban dan pacarnya.

Isi SMS terbilang sangat panjang, dan terus berbalas-balasan antara pengirim dan penerima.

"Intinya di dalam SMS itu, korban merasa telah dipermainkan oleh perempuan itu. Tapi kami intinya kami akan mendalami lagi," ujar Sugraito.

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help