PosBelitung/

Heboh Oknum TNI Pukul Polantas, Ini Beda Kepangkatan dan Daftar Gaji di Polri dan TNI

Berbeda dengan sistem kepangkatan di TNI, sejak Polri dipisahkan dari TNI pada 1 Januari 2001, mereka menggunakan sistem kepangkatan yang berbeda.

Heboh Oknum TNI Pukul Polantas, Ini Beda Kepangkatan dan Daftar Gaji di Polri dan TNI
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes Polri. 

POSBELITUNG.COM -- Kamis malam (11/8/2017), beredar video anggota TNI yang memukul kepala dan menendang motor anggota polisi lalu lintas di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau yang sedang padat.

Video tersebut diawali seorang pria mengenakan jaket berwarna cokelat mengendarai sepeda motor tanpa helm dan spion membentak seorang anggota polantas.

Sempat terlihat ada perdebatan di antara keduanya. Tidak lama kemudian, oknum TNI tersebut memukul kepala anggota Polantas.

Saat anggota Polantas tersebut turun dari motor dan berdiri, oknum TNI semakin beringas dengan menendang motor anggota polantas.

Tak ada perlawanan fisik dari anggota Polantas. Sehingga tidak lama kemudian oknum anggota TNI tersebut kembali mengendarai motornya dan melanjutkan perjalanan.

Belakangan diketahui oknum TNI tersebut adalah Sersan Dua Wira Sinaga yang bertugas di Komando Resor Militer 031/Wirabima, Pekanbaru, Riau.

Sementara polisi lalu lintas yang bertugas adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Yoga Vernando petugas Satuan Lalulintas Polresta Pekanbaru.

Dalam tata kepangkatan TNI, Sersan Dua masuk dalam jenjang Bintara.

Dalam sistem kepangkatan 1997 sampai sekarang, TNI mengenal tujuh jenjang: Pangkat Kehormatan, Perwira Tinggi (Pati), Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama, Bintara Tinggi, Bintara, Tamtama Kepala, Tamtama.

Sistem kepangkatan yang terakhir ini memasukkan Pangkat Kehormatan (Jendral Besar untuk Angkatan Darat; Laksamana Besar untuk Angkatan Laut; Marsekal Besar untuk Angkatan Udara) yang pada periode sebelumnya tidak ada.

Halaman
1234
Editor: aladhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help