PosBelitung/

Oknum TNI Pemukul Polantas Diduga Kambuh Sakit Kejiwaannya, Tangannya Diborgol Kakinya Dirantai

"Dalam seminggu ini yang bersangkutan seperti orang bingung, ke sana kemari enggak jelas apa yang dikerjakan," kata Edi, Jumat (11/8/2017).

Oknum TNI Pemukul Polantas Diduga Kambuh Sakit Kejiwaannya, Tangannya Diborgol Kakinya Dirantai
Repro/KompasTV
Oknum anggota TNI Korem 031/Wirabima, Serda Wira Sinaga yang melakukan pemukulan terhadap anggota polisi lalu lintas, Bripda Yoga Vernando ditahan di ruang tahanan Denpom 13, Pekanbaru, Riau, Jumat (11/8/2017). Wira Sinaga yang ditengarai tengah mengalami gangguan kejiwaan itu ditahan dengan kaki dirantai dan tangan diborgol. 

POSBELITUNG.COM, PEKANBARU - Kepala Penerangan Kodam Bukit Barisan Kolonel Edi Hartono buka-bukaan soal sosok Wira Sinaga, anggota Komando Resor Militer Pekanbaru yang membentak dan memukul anggota satuan lalu lintas.

Menurut Edi, Wira bertindak seperti itu karena mengalami gangguan kejiwaan. Wira pernah menjalani pemeriksaan di rumah sakit militer.

Hasilnya menyebutkan Wira mengidap skizofrenia.

Setelah itu, Wira menjalani pengobatan instensif dan sudah kembali bekerja.

Namun, belakangan, penyakitnya kambuh.

"Dalam seminggu ini yang bersangkutan seperti orang bingung, ke sana kemari enggak jelas apa yang dikerjakan," kata Edi, Jumat (11/8/2017).

Edi menjelaskan, Wira telah dibawa ke Detasemen Polisi Militer Pekanbaru usai membentak dan memukul anggota satuan lalu lintas. Ia ditahan untuk menjalani pemeriksaan internal.

"Yang bersangkutan saat ini ditahan untuk proses penyelidikan," tuturnya.

WS dimasukkan ke salah satu ruang tahanan. Ia pun membenarkan foto WS yang nampak diborgol tangannya dan dirantai kakinya.

"Karena ada gangguan kejiwaannya, tentunya sebagai langkah antisipasi agar tidak ada korban berikutnya," kata Edi.

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help