Evan Dimas Bisa Kantongi Rp 2 Miliar Bersih Jika Main di Liga Malaysia

Evan Dimas Darmono satu dari tujuh pemain timnas Indonesia U-22 yang masuk radar dan berpotensi main di klub Liga Malaysia

Evan Dimas Bisa Kantongi Rp 2 Miliar Bersih Jika Main di Liga Malaysia
BOLA/HERKA YANIS PANGARIBOWO
Pemain Timnas Indonesia Evan Dimas Dharmono berusaha melewati pemain Thailand dalam pertandingan Grup B Seagames 2017 di Stadion Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (15/8/2017). Thailand bermain imbang Indonesia dengan skor 1-1 melalui gol Chaiyawat Buran dan penalti Septian David Maulana. BOLA/HERKA YANIS PANGARIBOWO 

Laporan Langsung Wartawan BolaSport.com, Estu Santoso dari Kuala Lumpur, Malaysia

 

POSBELITUNG.COM, MALAYSIA - Evan Dimas Darmono satu dari tujuh pemain timnas Indonesia U-22 yang masuk radar dan berpotensi main di klub Liga Malaysia.

Mantan pemain asing klub Liga Super Malaysia, Selangor FA, Elie Aiboy mengakui sudah memantau sejumlah pilar timnas U-22 Indonesia.

”Saya sudah bekerja sama dengan agen pemain di sini dan saya juga telah membuat penilaian terhadap pemain Indonesia selama di SEA Games 2017,” kata Elie Aiboy kepada BolaSport.com.

Menurut Elie, sistem penggajian atau kontrak pemain di Liga Malaysia lebih tertata dari Liga Indonesia.

”Kontrak pemain penuh dan tak ada bonus. Tetapi, pemain memiliki klausul tambah bayaran jika bermain bagus untuk timnya,” tuturnya.

”Saya rasa pemain sekelas Evan Dimas bisa menerima sekitar 600 ribu ringgit atau hampir Rp 2 miliar bersih di sini,” ujar pemain kelahiran Papua itu.

Nilai itu belum termasuk fasilitas apartemen dan mobil yang wajib diberikan klub ke pemain asing.

”Kami ingin membuka jalan kepada pemain Indonesia di Liga Malaysia menyusul Andik Vermansah untuk 2018. Ada tujuh sampai delapan yang akan saya catat,” tuturnya.

Menurut Elie Aiboy, celah untuk pemain Indonesia khususnya dan Asia Tenggara umumnya main di Liga Malaysia untuk kasta pertama serta kedua besar.

Musim 2017, Liga Super Malaysia yang merupakan kasta tertinggi kompetisi Negeri Jiran tak akan menerapkan degradasi.

”Selain tak ada degradasi, Liga Super Malaysia akan bertambah pesertanya jadi 16. Artinya, ada empat klub Liga Perdana yang bakal promosi,” ucap Elie Aiboy.

”Selain itu, soal pemain asing ada kebijakan baru. Musim depan pada 2018, Liga Malaysia membuka kran khusus pemain asing asal Asia Tenggara,” katanya menjelaskan.

Menurut Elie, hal ini jadi peluang pemain Indonesia menambah jam terbang di luar negeri dengan suasana baru yang penuh tantangan.

Editor: edy yusmanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help