PosBelitung/
Home »

Lokal

Cerita Siswa Berprestasi SMA Negeri 1 Gantung yang Ingin Jadi Dokter

Alia mengatakan modal utama turut serta perlombaan sepertinya ialah mengikuti ekstrakulikuler LCC di sekolah.

Cerita Siswa Berprestasi SMA Negeri 1 Gantung yang Ingin Jadi Dokter
IST
Potret Nita Nur Qarinah, siswi berprestasi SMA Negeri 1 Gantung. 

Laporan Wartawan Posbelitung Idandi Meika Jovanka

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Nita Nur Qarinah atau kerap di sapa Alia, 16 tahun. Siswi berprestasi SMA Negeri 1 Gantung tersebut bercita-cita menjadi dokter.

Hal tersebut cukup mengherankan, mengingat sejumlah perlombaan yang diikutinya berbeda bidang dari aspirasinya, Minggu (3/9/2017).

Ia menyampaikan keinginan melanjutkan pendidikan di fakultas kedokteran kepada posbelitung. Alia meniatkan dan mempertahankan impian buat mengobati mata Sang Ayah.

Walaupun, setelah duduk di bangku SMA kerap mengikuti kompetisi bidang ilmu sosial dan politik.

"Saya bercita-cita menjadi dokter mata sejak kecil karena melihat Abi terkena sakit Glukoma. Meskipun telah menjalani operasi, mata sebelah kirinya tidak terselamatkan. Lalu, sebelah kanan hanya mampu melihat jangkauan 7 meter saja," jelas Alia

Ia juga menceritakan pengalamannya mengikuti perlombaan saat bencana banjir menimpa Gantung. Kala itu, siswi kelas 11 tersebut dihadapkan dua pilihan kompetisi berbeda dalam waktu berdekatan, yaitu forum anak nasional di Riau dan siswa mengenal nusantara di Jawa Barat.

"Aku milih forum anak nasional karena acara bentrok. Berangkat satu hari setelah banjir. Sementara, siswa mengelan nusantara berangkat satu hari sebelum banjir," kata Alia

Baginya, kendala mengikuti lomba ketika banjir adalah sulit latihan bersama pendampingnya karena sekolah diliburkan. Selain itu, ia juga mengungsih ke Tanjungpandan sementara beberapa hari lagi harus berangkat ke Pangkalpinang buat seleksi Parade Cinta Tanah Air (PCTA). Sehingga, latihannya hanya satu malam sebelum dilaksanakan seleksi tersebut.

Alia mengatakan modal utama turut serta perlombaan sepertinya ialah mengikuti ekstrakulikuler LCC di sekolah. Wadah tersebut menjadi pondasi menghafal undang-undang. Umumnya, setiap kompetisi mempunyai materi berkaitan satu sama lain.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help