PosBelitung/
Home »

Lokal

Evi Nardi Mengundurkan Diri, Ini Sosok yang Ditunjuk Bupati Beltim Jadi Plt Sekda

Keputusan ini diketahui merupakan tindak lanjut permohonan pengunduran diri pejabat Plt. sebelumnya, Evi Nardi per 30 Agustus 2017 lalu.

Evi Nardi Mengundurkan Diri, Ini Sosok yang Ditunjuk Bupati Beltim Jadi Plt Sekda
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Plt. Sekda Beltim Ikhwan Fakhrozi. Dia ditunjuk sebagai Plt. Sekda Beltim terhitung sejak 13 September 2017. POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza menunjuk Asisten I Sekretariat Daerah Beltim Ikhwan Fakhrozi sebagai pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Beltim.

Keputusan ini diketahui merupakan tindak lanjut permohonan pengunduran diri pejabat Plt. sebelumnya, Evi Nardi per 30 Agustus 2017 lalu.

Evi mengundurkan diri karena ketentuan mengatur jabatan seorang Plt. maksimal enam bulan, dan jika habis perlu perpanjangan surat perintah penunjukan yang baru.

Dikonfirmasi soal surat berkop Sekretariat Daerah yang memuat informasi penunjukkan Ikhwan dan sempat beredar di kalangan wartawan, Ikhwan Fakhrozi membenarkan hal tersebut.

Dia ditunjuk sebagai Plt. Sekda Beltim melalui Surat Perintah Nomor 821.2/11/SP/BKPPD/III/2017 yang diteken Yuslih Ihza pada 13 September 2017.

"Terhitung 13 September saya bertugas sebagai Plt. Sekda Beltim,"ujar Ikhwan, Rabu (13/9/2017).

Ikhwan menjelaskan, ia ditunjuk sebagai Plt setelah Bupati Beltim Yuslih Ihza bersurat kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung kemudian membalas surat kepada Pemkab Beltim. Surat itu ditandatangani Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah.

Isinya adalah dasar penunjukkan Plt. Sekda, bahwa jabatan Plt. ditunjuk Bupati Beltim atas persetujuan Gubenur.

Kemudian masa jabatan maksimal hanya enam bulan saat pejabat definitif Sekda Beltim berhalangan bertugas, dan paling lama tiga bulan dalam hal terjadi kekosongan Sekretaris Daerah.

"Beltim ini kekosongan sekretaris daerah. Makanya sebagai Plt. itu masa tugasnya paling lama tiga bulan," kata Ikhwan.

Ditunjuknya Asisten I Setda Beltim sebagai Plt Sekda Beltim merujuk pada Surat Edaran BKN nomor K26-30/V-20-3/1999 tanggal 5 Februari 2016 tentang kewenangan Plt. dan Pelaksana Harian (Plh.) dalam aspek kepegawaian.

Edaran itu menyebut bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat yang menempati jabatan pimpinan tinggi, administrator atau jabatan pengawas hanya dapat diperintahkan sebagai Plt atau Plh untuk jabatan pimpinan tinggi, adminitator atau jabatan pengawas (lain) di unit kerja yang sama, atau setingkat lebih tinggi di unit kerjanya.

"Berdasarkan inilah Pak Bupati menunjuk sebagai Plt. Sekda adalah pejabat di unit kerja. Di sini ada Asisten I, II, dan III. Kebetulan saya sebagai asisten I yang membidangi pemerintahan dan sosial," tutur dia. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help