PosBelitung/

Inilah Kisah Presiden Muslimah Pertama Singapura yang Sering Bolos Sekolah

Ibunya pun terpaksa mencukupi kebutuhan Halimah dan empat saudara kandungnya dengan berjualan makanan gerobak keliling.

Inilah Kisah Presiden Muslimah Pertama Singapura yang Sering Bolos Sekolah
youtube
Halimah Yacob 

"Saya memang jarang muncul di sekolah untuk beberapa lama, sampai akhirnya saya diboyong ke kantor kepala sekolah," cerita Halimah pada Channel News Asia, akhir Agustus lalu.

"'Nak, jika kamu tetap membolos ke sekolah, saya harus mengeluarkan kamu dari sini.' Itulah ultimatum terakhir beliau (kepala sekolah)," kata Halimah lagi.

Halimah lalu mulai bertekad untuk tegar melanjutkan hidup untuk masa depan yang lebih baik.

"Niat saya simpel saja. Selesaikan sekolah dan lalu cari pekerjaan, supaya saya bisa menyokong kehidupan saya dan ibu saya," tutur Halimah.

Halimah menempuh pendidikan tingkat akhir di University of Singapore, di mana ia mendapat gelar Sarjana Hukum.

Sebagai awal karier Halimah, ia bergabung dengan Kongres Serikat Perdagangan Nasional (NTUC) sebagai staf hukum perusahaan.

Pada 1980, Halimah menikahi kekasih semasa kuliahnya, seorang pengusaha bernama Mohamed Abdullah Alhabshee.

Halimah terjun ke dunia politik pada 2001, saat terpilih sebagai anggota parlemen Singapura dari Partai Aksi Rakyat (PAP) dan menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua Parlemen pada 2013.

Keinginan Halimah untuk mengabdi pada rakyat dan menyatukan Singapura membuatnya tergerak untuk membidik posisi yang lebih tinggi, yakni Presiden Singapura.

Pada 6 Agustus 2017, Halimah mengumumkan niatnya untuk maju ke Pemilihan Presiden Singapura 2017, yang kemudian dimenangkan secara cepat olehnya.

"Saya berjanji akan melakukan sebaik mungkin dan semampu saya untuk mengabdi pada rakyat Singapura," janji Halimah. (Straits Times/Channel News Asia)

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help