PosBelitung/

Kisah Algojo Eksekusi Puluhan Terpidana, Salah Gantung Orang Hingga Dimarahi Terpidana Mati

Profesi algojo ternyata cuma pekerjaan sambilan. Di Inggris algojo mempunyai pekerjaan tetap lain: ada pemilik pub, buruh tambang dan bahkan penjual..

Kisah Algojo Eksekusi Puluhan Terpidana, Salah Gantung Orang Hingga Dimarahi Terpidana Mati
Net
Ilustrasi algojo 

POSBELITUNG.COM -- Profesi algojo ternyata cuma pekerjaan sambilan. Di Inggris algojo mempunyai pekerjaan tetap lain: ada pemilik pub, buruh tambang dan bahkan penjual es krim!

Berikut ini pengalaman Syd Dernley yang pernah ikut menggantung lebih dari dua puluh orang.

Pada tanggal 18 Januari saya mendapat surat pemberitahuan bahwa saya lulus ujian.

Harus menandatangani surat perjanjian resmi yang menyatakan saya tidak boleh memberi keterangan apa pun kepada siapa pun tentang eksekusi.

Saya tidak boleh menulis buku ataupun artikel, tidak boleh memberi ceramah, ikut pameran maupun main film! Penandatanganan saya lakukan di hadapan inspektur polisi setempat.

Sebulan kemudian saya dikabari bahwa kini saya sudah resmi menjadi penggantung orang dan nama saya termasuk dalam daftar asisten algojo.

Saya diperingati agar jangan berani-berani menulis surat untuk menawarkan jasa kepada sheriff ataupun undersheriff.

Kalau hal itu dilanggar, nama saya akan dicoret dari daftar. Pekerjaan menggantung orang harus ditunggu, bukan diminta. Sekali lagi saya diingatkan agar tutup mulut.

Sebulan kemudian saya diundang untuk menyaksikan eksekusi terhadap James Farrell seperti yang sudah saya ceritakan pada awal tulisan ini.

Saya kagum sekali pada Pierrepoint dan Kirk. Mereka sangat tenang. Malam itu kami menginap di penjara. Suasana sangat santai, apalagi Kirk pandai melucu.

Halaman
1234
Editor: aladhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help