PosBelitung/

Saat Bayi Dibuang di Jalanan Karena Cacat, Setelah Dewasa dan Kaya Raya Orangtua Kandungnya Datang

Namun, saat mereka hendak memandikan bayi itu, mereka melihat ada masalah dengan salah satu kaki bayi itu, dan keluarganya...

Saat Bayi Dibuang di Jalanan Karena Cacat, Setelah Dewasa dan Kaya Raya Orangtua Kandungnya Datang
Ilustrasi 

Pada saat itu beberapa orang yang akrab dengan Xiao Fang berkata: "Tidakkah kamu selalu menginginkan anak-anak selama ini? Saat ini, Tuhan menganugerahi seorang anak untuk Anda, lebih baik membawa Anda pulang ke rumah. "

Xiao Fang akhirnya membawa pulang bayinya, dan suaminya dan mertuanya juga setuju untuk merawat bayi itu.

Namun, saat mereka hendak memandikan bayi itu, mereka melihat ada masalah dengan salah satu kaki bayi itu, dan keluarganya menyuruh Xiao Fang untuk mengembalikan bayi itu ke tempat semula, tapi Xiao Fang tidak mau.

Setelah Xiao Fang membawa bayi itu ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa bayi itu adalah cacat lahir, bagaimanapun, Xiao fang tidak berani mengatakan yang sebenarnya kepada keluarganya.

Sampai suatu hari, akhirnya mertuanya melihat laporan diagnosis di rumah sakit, dan mertuanya mencoba meminta Xiao Fang untuk meninggalkan bayinya.

Tapi Xiao Fang tidak memiliki kekuatan untuk melakukannya dan dia bertekad untuk merawat bayi itu. Sampai akhirnya keluarganya menolak untuk menerima bayinya setelah Xiao Fang membujuknya

Ilustrasi
Ilustrasi

Setelah mengadopsi bayinya, Xiao Fang menamai anaknya Li Hong.

Setelah Li Hong tumbuh besar, meski dia berjalan dengan bantuan tongkat kruk, tapi Li Hong sangat kaku, dia menyadari bahwa dia adalah seorang cacat, adalah anak yang dicampakkan, dan dia juga menyadari bahwa orang tua angkatnya telah mengorbankannya.

Sejak awal sekolah, Li Hong belajar dengan tekun, dan berjanji untuk membalas orang tua angkatnya.

Sampai setelah lulus dari Universitas, Li Hong juga cukup sulit untuk mendapatkan pekerjaan meskipun ia anak yang cerdas.

Halaman
123
Penulis: teddymalaka
Editor: aladhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help