PosBelitung/

Ini Alasan Timnas Indonesia tak Bisa Berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2019

Tentu publik bertanya-tanya, kenapa Timnas Indonesia tak pernah tampil pada ajang resmi, salah satunya Kualifikasi Piala Asia 2019.

Ini Alasan Timnas Indonesia tak Bisa Berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2019
INSTAGRAM/STEFANO LILIPALY
Pemain Timnas U-19 Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan merayakan golnya ke gawang Myanmar. 

POSBELITUNG.COM - Para pecinta sepak bola tanah air tentu bertanya-tanya, dimana Timnas Indonesia saat para rival mereka di ASEAN tengah berjuang untuk lolos ke Piala Asia 2019.

Para rival Indonesia dari kawasan ASEAN sedang berjuang untuk mengamankan tiket menuju Piala Asia 2019.

Yang terbaru, musuh bebuyutan Indonesia, Timnas Malaysia kalah dari Timnas Hong Kong dengan skor 0-2, Selasa (10/10/2017).

Tentu publik bertanya-tanya, kenapa Timnas Indonesia tak pernah tampil pada ajang resmi, salah satunya Kualifikasi Piala Asia 2019.

Ya, Indonesia memang tidak diperbolehkan oleh AFC tampil di Kualifikasi Piala Asia 2019.

Indonesia sudah dicoret dari babak kualifikasi awal pada 2015.

Skuat Garuda dicoret karena saat itu mereka sedang menjalani hukuman pembekuan dari FIFA terkait intervensi pemerintah kepada PSSI.

Hal tersebut membuat Timnas Indonesia tak bisa berpartisipasi di Kualifikasi Piala Dunia 2018 sekaligus Piala Asia 2019.

Setidaknya, ada enam negara dari Asia Tenggara yang berlaga dalam babak kualifikasi untuk putaran final.

Keenam tim itu adalah Malaysia, Vietnam, Kamboja, Singapura, Myanmar, dan Filipina.

Keenam negara Asia Tenggara itu akan bersaing dengan sejumlah negara-negara lainnya di kawasan Asia untuk masuk ke putaran final Piala Asia 2019.

Thailand menjadi satu-satunya tim dari kawasan ASEAN yang sudah memastikan lolos ke Piala Asia 2019.

Rencananya, ajang tersebut akan digelar di Uni Emirat Arab (UEA). (*)

Berita ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul: Inilah Alasan Timnas Indonesia Tak Bisa Berpartisipasi di Kualifikasi Piala Asia 2019

Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help