PosBelitung/
Home »

Lokal

Bunga Besar Beraroma tak Sedap di Dusun Jangkang Itu Ternyata 'Datang' dari Palembang

Berwarna agak keunguan dan kecokelatan, bunga tersebut juga menarik perhatian warga di sekitar rumahnya.

Bunga Besar Beraroma tak Sedap di Dusun Jangkang Itu Ternyata 'Datang' dari Palembang
Istimewa
Bunga 'Bangkai' Suweg yang tumbuh di dekat kediaman Doyok (37), warga Dusun Jangkang, Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Belitung Timur, Sabtu (11/11/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Sudah sekitar tiga hari ini, sekuntum bunga beraroma tak sedap mekar di samping kediaman Doyok (37), warga Dusun Jangkang, Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Belitung Timur.

Karena busuknya itulah kemudian Doyok menyebutnya sebagai bunga Bangkai. Berwarna agak keunguan dan kecokelatan, bunga tersebut juga menarik perhatian warga di sekitar rumahnya.

"Sekarang sedang mekar. Cuma sekuntum saja, seukuran jantung pisang, tingginya adalah sekitar 25 sampai 40 cm,"kata Doyok kepada Pos Belitung, Sabtu (11/11/2017).

Doyok mengatakan, bunga tersebut adalah bunga yang sempat ia tanam beberapa tahun yang lalu.

Ia mendapat bibit bunga Bangkai saat temannya dari Palembang datang berkunjung ke rumahnya.

Bibit itulah yang ia tanam di samping rumahnya. Setelah beberapa waktu, bunga pun mengembang dan mati.

Doyok kaget ternyata, meskipun telah pernah tumbuh dan mati, bunga ini masih bisa tumbuh di tempat yang sama sekitar setahun kemudian seperti saat ini.

"Tanaman itukan mati setelah mekar. Walaupun seperti hilang setelahnya, ternyata dia bisa tumbuh lagi. Inilah dua kali berbunga. Yang pertama itu sudah sekitar setahun yang lalu. Dulu saya tanam di samping rumah. Saya juga gak menyangka bahwa bunga Bangkai ini tidak bisa hilang," ujar Doyok

Karena bukan khas Belitong, praktis tanaman berbau menyengat dan tak sedap itu menarik perhatian warga di sekitar rumah Doyok.

Apalagi rumahnya dekat lapangan voli sehingga gampang diketahui warga.

"Ramai yang lihat. Rumah saya itu dekat lapangan voli, jadi ada saja yang datang kalau sore-sore,"kata buruh harian lepas ini.

Terpisah, pemilik Handaru Nursery Manggar Donny menuturkan, bunga yang tumbuh di samping kediaman Doyok tersebut masih satu famili dengan bunga Bangkai endemik Bengkulu, Rafflesia Arnoldi.

Hanya saja ia berbeda spesies. Bunga Bangkai yang tumbuh di dekat kediaman Doyok adalah Suweg Amoprphophallus Pawoniifolius. .

"Kenapa disebut bunga Bangkai, karena saat mekar, dia menimbulkan bau busuk. Jadi tanaman dari famili tersebut, oleh masyarakat awam disebut bunga Bangkai," ujar penghobi sekaligus penjual tanaman ini kepada Pos Belitung. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help