PosBelitung/
Home »

Lokal

Advetorial

MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Belitung, Jaga Seni Budaya Tetap Lestari

Sementara Irgan Chairul mengatakan budaya melayu merupakan pilar budaya nasional sekarang ini. Penyelenggaraan sosialisasi...

MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Belitung, Jaga Seni Budaya Tetap Lestari
Pos Belitung/Al Adhi Setyanto
Anggota MPR RI Drs H Irgan Chairul Mahfiz dan Wabup Belitung Erwandi A Rani menerima sekapur sirih dari penari saat tarian selamat datang. 

SOSIALISASI Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika digelar di Belitung, Sabtu (11/11) malam. Acara yang berlangsung di Bahamas Hotel and Resort tersebut dibuka anggota MPR RI Drs H Irgan Chairul Mahfiz MSi didampingi beberapa kolega serta diikuti ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan dibalut pagelaran seni dan budaya Melayu  bertema "Senandung Melayu untuk Negeri".

Kabiro Keuangan MPR RI Meifrizal selaku ketua panitia mengatakan, seni budaya sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu memiliki peminat yang fanatik dalam jumlah besar, sehingga pesan-pesan sosialisasi empat pilar ini dapat tersampaikan.

"Sosialisasi ini terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Rumpun Melayu Bangka Belitung. Satu di antara sejumlah tujuannya adalah melakukan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI untuk memperkokoh kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” kata Meifrizal dalam sambutannya.

Sementara Irgan Chairul mengatakan budaya melayu merupakan pilar budaya nasional sekarang ini.

Penyelenggaraan sosialisasi yang mengangkat seni dan budaya ini diharapkan bisa menjaga agar seni dan budaya yang ada tetap lestari.

“Budaya lokal tidak tergerus oleh perkemba­ngan zaman, perkemba­ngan teknologi, perkem­bangan media sosial yang terkadang sangat individual, sehingga menggeser rasa cinta kita pada budaya yang dimiliki,” sebut Irgan Chairul Mahfiz dalam sambutannya.

Ditemui terpisah anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hellyana mengatakan, masyarakat harus mencintai dan melestarikan seni dan budaya daerah. Karena hal tersebut merupakan warisan leluhur.

“Sudah selayaknya kita mencintai dan melestarikan warisan dari para leluhur kita,termasuk seni dan budaya bangsa melayu kita Bangka Belitung. Masih ingat kita akan berita yang lalu bagaimana seni budaya kita dicuri? Apakah kita akan diam saja atau hanya melihat saja sekedar berita saja? Alhamdulillah kita bersyukur masih banyak yang peduli dan cinta akan seni budaya,” sebut Hellyana.

Hellyana menerangkan, sebagai warga negara yang baik, sudah selayaknya kita mencintai budaya asli bangsa sendiri.

Bukan malah mencintai budaya bangsa lain dan membiarkan kebudayaan bangsa sendiri dicuri oleh bangsa lain.

Sosialisasi juga dihadiri Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani, anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung Tellie Gozelie, Anggota FPPP MPR RI Ir Firman Mardanoes, tokoh masyarakat Babel H Emron Pangkapi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Babel Amri Cahyad  ST, Ketua Yayasan Rumpun Melayu Bangka Belitung Dato RDO Sardi, Kepala Desa se-Kabupaten Belitung dan dukun se-Kabupaten Belitung. (adv/cla)

Penulis: aladhi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help