PosBelitung/
Home »

Lokal

95 Persen SK PNS Pemprov Babel Digadai di Bank, Ada yang Hanya Sisa Ratusan Ribu Hingga Minus Gaji

Dia menambahkan saat ini ASN bergantung pada TPP Dan SPPD untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia tak menampik, bahwa...

95 Persen SK PNS Pemprov Babel Digadai di Bank, Ada yang Hanya Sisa Ratusan Ribu Hingga Minus Gaji
kemendagri.go.id
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) 

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mendapati sekitar 95 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menggadaikan Surat Keputusan (SK) pengangkatannya ke bank.

Satu SK ASN bisa berubah menjadi pinjaman hingga ratusan juta. Jumlah pinjaman itu tergantung dari bank yang menerima penggadaian tersebut.

"Terakhir minta data dari Bank Sumsel dan BRI untuk melengkapi data kita di tahun 2016. Waktu itu ASN kita jumlahnya masih 3.000, belum ditambah guru. Dari jumlah itu sekitar 95 persen sudah menjamin SK-nya. Kalau sekarang ASN kita berjumlah sekitar 5.000," kata Kepala Bidang Penilaian Kinerja Informasi dan Kesejahteraan BKPSDM Babel, Yudi Suhasri, Senin (4/12).

"Dari CPNS ke PNS kita tanya apakah SK-nya masih di rumah atau enggak, rata-rata mereka bilang SK-nya sudah di bank. Semua ini kita lakukan bukan hanya sekali tapi berkali-kali kita tanya dan setiap tahun," tambahnya.

Menurutnya, kebanyakan ASN menggadaikan SK untuk membeli kendaraan dan rumah.

Dia pun mengatakan pihaknya maupun Korpri belum menemukan formulasi yang tepat untuk membantu ASN agar tidak menggadaikan SK-nya ke bank.

“Jadi sedikit sekali yang tidak menggadaikan, yang memang betul-betul basic ekonomi udah kuat,” kata Yudi.

Mempengaruhi kinerja

Lebih lanjut Yudi menyebut tindakan penggadaian SK ke bank berdampak pada kinerja ASN itu sendiri.

Pascapenggadaian, dia mengatakan motivasi ASN dalam melaksanakan tugas akan berkurang.

Halaman
1234
Editor: aladhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help