PosBelitung/

Hadapi Kirgistan di Partai Puncak, Timnas Indonesia Gagal Juara di Kandang, Ini Alasan Luis Milla

Alhasil, tidak ada perubahan skor yang terjadi dan Indonesia tetap gagal menyamakan kedudukan hingga akhir pertandingan.

Hadapi Kirgistan di Partai Puncak, Timnas Indonesia Gagal Juara di Kandang, Ini Alasan Luis Milla
SERAMBI/M ANSHAR/M ANSHAR
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla saat pertandingan Indonesia vs Mongolia dalam lanjutan Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Senin (4/12/2017). . SERAMBI/M ANSHAR (AAN) 

POSBELITUNG.COM - Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Kirgistan dalam ajang Aceh World Solidarity Cup 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (6/12/2017) sore WIB.

Hasil ini membuat skuat polesan Luis Milla gagal mengangkat trofi juara.

Jalannya laga diwarnai hujan deras, Evan Dimas Cs langsung mendobrak pertahanan Kirgistan.

Di tengah upaya melancarkan serangan, Kirgistan mampu unggul pada menit ke-20 lewat bek Saliev Askarbek.

Askarbek sukses memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti Indonesia setelah rekannya mengirimkan umpan datar dari sisi kanan.

Tersentak, Indonesia mendapatkan peluang bagus via akselerasi Febri Hariyadi yang kembali memanfaatkan serangan balik.

Namun, peluang gol pupus setelah Febri kehilangan momentum mengoper bola kepada Hargianto yang berdiri lebih bebas.

Tidak ada kesempatan berarti untuk kedua tim setelah itu. Skor 0-1 untuk keunggulan Kirgistin menutup babak pertama.

Pada paruh kedua, Indonesia tetap mendominasi serangan. Namun, lagi-lagi penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah pelatih Luis Milla.

Tendangan Evan Dimas masih mampu diamankan kiper Kirgistan, Mathias Pavel, pada menit ke-51.

Halaman
12
Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help