Patah Hati Bisa Menyebabkan Serangan Jantung, Ini Alasannya

Patah hati atau tekanan emosional yang parah dapat memicu kondisi serupa dengan serangan jantung

Patah Hati Bisa Menyebabkan Serangan Jantung, Ini Alasannya
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM - Tidak selamanya setiap hubungan percintaan akan berada dalam fase yang menyenangkan. Setiap kisah cinta bisa juga diwarnai fase patah hati.

Nah, kabar buruknya, patah hati atau tekanan emosional yang parah dapat memicu kondisi serupa dengan serangan jantung, yang menimbulkan kerusakan jangka panjang pada jantung.

Takotsubo cardiomyopathy atau sindrom patah hati ini umumnya dipicu oleh pengalaman traumatis antara lain putus dengan pasangan.

Dalam kondisi yang parah, otot jantung menjadi lemah dan tidak lagi berfungsi dengan baik.

Bila penelitian sebelumnya menyatakan bahwa kerusakan yang terjadi hanya bersifat sementara.

Namun hal tersebut kini dibantah oleh para ilmuwan di University of Aberdeen.

Mereka menemukan fakta bahwa efeknya dapat bersifat permanen, seperti serangan jantung.

Dalam studi yang didanai oleh British Heart Foundation (BHF), tim dokter memeriksa 37 pasien Takostubo selama sekitar 2 tahun dengan menggunakan pemindaian ultrasound dan MRI.

Temuan yang dipresentasikan di American Heart Association Scientific Sessions di California ini mengungkapkan bahwa para partisipan memiliki kerusakan yang tidak dapat diobati pada jaringan otot jantung, karena berkurangnya elastisitas.

Kurangnya elastisitas ini membuat jantung tidak berdetak secara maksimal.

Halaman
12
Editor: rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help