PosBelitung/
Home »

Lokal

Breaking News

Pembunuh Sadis di Belitung Pakai Rompi Anti Peluru, Ini Maksud Polisi

Cc (28) sang terduga pelaku diberikan perlindungan lebih berupa baju anti peluru hitam.

Pembunuh Sadis di Belitung Pakai Rompi Anti Peluru, Ini Maksud Polisi
Pos Belitung/Disa Aryandi
Capt foto : Polres Belitung, Senin (18/12) saat melakukan rekonstruksi terhadap pembunuhan korban Ernawati. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Ada yang tak biasa dilakukan polisi saat rekonstruksi pembunuhan sadis di Belitung. 

Cc (28) sang terduga pelaku diberikan perlindungan lebih berupa rompi anti peluru hitam.

Ia mengenakan pakaian tahanan bernomor 19.

Polisi melakukan ini sebagai bentuk pertimbangan bagi keselamatan Cc.

"Untuk keamanan saja," ucap Kanit Resum Satreskrim Polres Belitung Aipda Guslandi Yamani kepada posbelitung.com, Jumat (18/12/2017).

Baca: Video Pembunuh Sadis di Belitung Pukul Korbannya Pakai Kapak

Baca: Ingat Pembunuhan Sadis di Belitung? Polisi Gelar Rekonstruksi, Ada 46 Adegan

Kegiatan rekonstruksi pembunuhan sadis ini, secara langsung terlaksana di Jalan Perumnas RT 20/03 Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sebelumnya, korban Ernawati ditemukan sudah tewas dalam keadaan tergeletak diruangan tengah kediamannya dan dalam keadaan tidak menggunakan celana. Bagian kepala sudah dipenuhi darah, dan HJ tersebut tidak menggunakan jilbab.

Saat ditemukan, korban terlentang dan hanya menggunakan baju kaos putih berlengan biru. Dirumah itu korban hanya seorang diri, tanpa ada siapapun dan suami korban sedang berada dipasar Tanjungpandan, keperluan berdagang.

Kali pertama yang menemukan korban adalah suami korban, Syahroni. Saat itu, ia baru pulang dari pasar buat menjual daging sapi dilapak tempat usahanya. Mengetahui itu, Syahroni langsung berlari ke depan rumah dan meminta bantuan kepada tetangga sekitar.

Polisi mengungkap kasus pembunuhan dan perampokan tersebut, hanya butuh waktu sekitar empat jam. Usai dilaporkan pukul 14.00 WIB, polisi bisa menemukan pelaku sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku yang berstatus Duda tersebut, lantas dilumpuhkan oleh polisi dengan cara diberikan hadiah timah panah dibagian paha kanan. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help