Home »

Lokal

Breaking News

Bandara H AS Hanandjoeddin Penerima DIPA 2018 Terbesar

Penyerahan DIPA kepada 43 instansi lembaga vertikal di Belitung dilakukan langsung oleh Kepala Kanwil DJPB Babel

Bandara H AS Hanandjoeddin Penerima DIPA 2018 Terbesar
Pos Belitung/Dede Suhendar
Kepala Kanwil DJPB Provinsi Kepulauan Babel Supendi didamping Kepala KPPN Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni menyerahkan DIPA Petikan Tahun 2018 kepada Kepala Bandara Internasional H AS Hanandjoedin Tanjungpandan Anies, Selasa (19/12/2017). Pos Belitung/Dede Suhendar 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Bandara Internasional H AS Hanandjoedin Tanjungpandan menjadi intansi penerima DIPA terbesar tahun 2018.

Hal ini disampaikan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Kepulauan Babel Supendi usai Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Babel melakukan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan 2018 kepada Satuan Kerja Lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Belitung, Selasa (19/12/2017).

Penyerahan DIPA kepada 43 instansi lembaga vertikal di Belitung dilakukan Supendi didamping Kepala KPPN Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni.

"Khusus penyerahan DIPA di wilayah Babel dilakukan di dua lokasi yaitu di provinsi Babel dan Belitung. Kalau di Bangka kami sudah melakukan penyerahan 12 Desember lalu langsung kepada Gubernur dan hari ini di Belitung," ujar Supendi dalam sambutannya.

Ia mengatakan, dari 43 instansi vertikal yang menerima DIPA, Bandara Internasional H AS Hanandjoedin Tanjungpandan menjadi intansi penerima DIPA terbesar.

Berdasarkan data, instansi tersebut menerima DIPA 2018 sebesar mencapai Rp 146,59 milyar sedangkan tahun sebelumnya Rp 32, 26 milyar.

Selain itu, kata dia, Bandara Internasional H AS Hanandjoedin Tanjungpandan pada 2018 sudah resmi menjadi Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, BLU tersebut menjadi satu-satunya BLU di wilayah Provinsi Kepulauan Babel.

"Tugasnya memang lebih dari Satker PNBP biasanya, tapi masih di bawah BUMN. Tapi tugasnya lebih berat dari BUMN, kalau BUMN murni mencari profit, kalau BLU disamping meningkatkan PNBP, juga pelayanan kepada masyarakat harus meningkat," katanya.

Oleh sebab itu, Supendi mengimbau kepada Kepala Bandara Internasional H AS Hanandjoedin agar tidak segan untuk berkoordinasi dengan KPPN. Jika kendala tidak selesai di tingkat kabupaten atau provinsi, akan dibawa ke tingkat pusat untuk penyelesaiannya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help