Pak Ahok Balas Surat Siswi yang Tulis Surat Tentang Ini

FM adalah siswi yang mengirim surat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pak Ahok Balas Surat Siswi yang Tulis Surat Tentang Ini
KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG
Basuki Tjahaja Purnama 

POSBELITUNG.COM - Seorang siswi SMAN 3 Lamongan, FM (18), sempat pergi dari rumahnya selama beberapa hari. FM menjelaskan, alasannya pergi akibat merasa bingung usai tulisannya viral di media sosial.

Seperti diketahui, FM adalah siswi yang mengirim surat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

FM mengirim tiga lembar surat untuk Ahok yang kini sedang ditahan di Mako Brimob.

//

Pada lembar pertama, remaja yang tinggal di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kota Lamongan, Lamongan, Jawa Timur (Jatim) itu menulis pesan agar Ahok diberi kesabaran dan tetap tabah. Lembar selanjutnya berisikan sebuah puisi.

Pada lembar ketiga, FM menuliskan curahan hatinya soal keluarga. Ia juga menceritakan tentang ijazahnya yang masih ditahan pihak sekolah.

Baca: Gadis 15 Tahun 3 Kali Begituan Bareng Pria Beristri, Sang Ayah Lakukan Ini

Tulisan di lembar ketiga itulah yang kemudian menjadi sorotan dan diberitakan berbagai media di Tanah Air.

Sampai-sampai Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur cabang wilayah Lamongan Puji Astutik pun angkat bicara.

"Saya katakan, yang ditebus itu enggak ada. Jadi ijazah itu tidak ditahan. Tidak boleh ada penahanan ijazah, enggak boleh. Yang ada itu, ada siswa yang belum mengambil ijazahnya," kata Puji saat memberikan keterangan pers di kantor UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jatim cabang Lamongan, Jalan Kombes Pol M Duryat, Selasa (2/1/2018), mengutip dari Kompas.com.

Puji pun kemudian menjalin komunikasi dengan pihak sekolah.

Baca: Bu Guru Cantik Diseret Lalu Digituin 48 Orang, Ada Bercak Sperma, 25 Tahun Jadi Misteri

Ia tidak membantah ketika mengetahui FM memang masih memiliki uang tunggakan Rp 2 juta dengan pihak sekolah.

Uang tersebut merupakan uang isidentil, yang sudah disepakati oleh komite wali murid.

"Meskipun nunggak harus dikasih, hubungannya bukan nunggak karena setiap ijazah harus dikasih. Kemarin tanggal 28 (Desember) dia (FM) itu datang ke sekolah dan minta rekening sekolah karena dia mendapatkan hadiah lomba menulis puisi Ahok untuk mengambil ijazah," kata Puji.

"Tapi, karena ijazah itu tanpa biaya, maka langsung diberikan oleh Pak Wiyono (Kepala SMAN 3 Lamongan)," sambungnya.

FM yang Sempat Menghilang Kini Sudah Pulang dan Angkat Bicara

FM didampingi kakaknya, Rochimah di rumahnya, Kamis (4/1/2018)
FM didampingi kakaknya, Rochimah di rumahnya, Kamis (4/1/2018) (TribunJatim/Hanif Manshuri)

Melansir dari TribunJatim.com, selama 'menghilang' usai suratnya viral, FM mengaku berada di rumah temannya.

Ia pun akhirnya berani buka suara di hadapan para awak media.

"Saya kemarin di rumah teman, tapi masih di dalam kota Lamongan. Dan tadi malam baru pulang, " ujar FM.

FM tak menampik bila di dalam suratnya memang menceritakan soal ijazah yang ditahan pihak sekolah.

Kendati demikian, FM memastikan tak ada maksud untuk menjelek-jelekan nama sekolahnya.

Ia justru berterimakasih kepada pihak sekolah karena telah memberikan ijazahnya tanpa biaya sama sekali.

Banyak teman-teman FM yang menuding ia telah menjelek-jelekkan nama sekolah. Hal itu sempat menjadi pemikiran tersendiri bagi FM.

Cerita FM Akhirnya Bisa Mengambil Ijazah

Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok
Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok (Warta Kota)

Staf pribadi Ahok, Natanael Ompusunggu, menceritakan momen FM bisa mengambil ijazah yang sempat ditahan pihak sekolah.

"Dia (FM) coba tulis surat ke Mako Brimob, ditanggepin sama Bapak. Pak Ahok balas surat anak itu dan disuruh hubungi saya, saya yang akan bantu urus ijazahnya," ujar Natanael kepada Kompas.com, Sabtu (30/12/2017), mengutip dari Kompas.com.

FM pun benar-benar menghubungi Nael dan menunjukkan surat balasan dari Ahok yang memang mencantumkan nomor teleponnya.

Nael pun meminta FM untuk menghubungi pihak sekolah dan meminta rincian tagihan yang harus dibayar.

Masih melansir dari Kompas.com, kepala sekolah awalnya sempat tak percaya bahwa FM akan dibantu oleh Ahok.

"Saya bilang ke kepseknya 'Oh benar saya mau bayar, mana nomor rekeningnya? Saya minta rinciannya deh Pak, mana rinciannya biar difoto sama si anak buat bukti saya juga ke Pak Ahok'," ujar Nael.

Kepala sekolah sempat meminta Nael menunggu dan berjanji akan memberikan rincian biaya sekaligus nomor rekening pihak sekolah.

Berselang satu jam, Nael menerima telepon. Namun bukan dari kepala sekolah, melainkan dari FM.

FM menyebut bahwa ijazahnya sudah bisa diambil tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

"Kira-kira satu jam kemudian saya ditelepon sama ini anak. 'Pak sudah beres Pak, mereka udah kasih'. Ya sudah syukurlah, foto ijazah, cap tiga jari dan videonya dia kirim ke saya," ujar Nael.

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help