PosBelitung/

Si Cewek Diperkosa, Hamil Lalu Melahirkan Bayi dan Membuangnya ke Selokan

Bayi yang sudah tak bernyawa tersebut ditemukan warga dalam kondisi masih segar dan belum membusuk.

Si Cewek Diperkosa, Hamil Lalu Melahirkan Bayi dan Membuangnya ke Selokan
net
Ilustrasi bayi 

Saat itu ada lima orang warga yang datang.

Tak lama kemudian sejumlah warga berduyun-duyun datang.

"Kecurigaan warga berawal ketika melihat perut terduga mengempes. Sebelumnya terlihat besar," ujarnya.

Kecurigaan lainnya adalah ketika warga mengetahui sejumlah barang milik terduga ditaruh dindepan kost.

Warga menduga kalau perempuan yang mengaku berasal Kediri itu akan pindah kost.

"Sebelum akhirnya pindah maka kami datangi dulu. Mobil yang akan membawa barang kami usir," ujar Edy.

Edy juga menjelaskan kalau di tempat kost terduga terdapat bercak darah. Namun belum diketahui pasti darah tersebut apakah darah karena proses melahirkan atau bukan.

UYRU terlihat dalam kondisi baik.

Ia juga beberapa kali terlihat tersenyum. Ia didampingi aktivis dari Women's Crisis Centre.

4. Ternyata Korban Perkosaan

Maryam Jameelah (21), psikolog Women's Crisis Centre (WCC) Dian Mutiara yang mendampingi UYRU (23) meminta agar warga tidak melakukan tudingan terlebih dahulu kepada UYRU.

Pasalnya, UYRU adalah korban pemerkosaan dari lelaki yang tidak bertanggungjawab.

"Jangan buru-buru menyebut pelaku. Dia adalah korban," ujarnya, Kamis (11/1/2018) di Mapolsek Lowokwaru.

Mila, sapaan akrab Jameelah menceritakan, sembilan bulan lalu UYRU diperkosa oleh seseorang yang tak ia kenal.

Ia diperkosa oleh lelaki dari temannya UYRU.

"Sembilan bulan yang lalu diperkosa oleh lelaki dari temannya. Dia gak kenal. Dia gak menyadari hamil," paparnya.

Mila melanjutkan, lelaki yang menghamili itu diketahui lari ke Kalimantan.

Setelah itu, lelaki tersebut hilang kontak.

5. Tulang Punggung Keluarga

Di sisi lain, Mila juga mengatakan kalau UYRU adalah tulang punggung keluarga.

Dia memikiki seorang ibu yang sakit kanker payudara studium empat.

UYRU juga harus membiayai kedua orang adiknya.

6. Terpaksa Melahirkan di Kosan

Saat didampingi, UYRU bercerita kepada Mila kalau ia melakukan proses persalinan di kosannya saat magrib seorang diri.

Saat melahirkan, bayinya sudah tidak bernyawa.

Ia terpaksa melahirkan di kosannya karena tak memiliki biaya untuk melahirkan di rumah sakit.

Tengah malam, UYRU lantas membuang bayinya di saluran irigasi seorang diri.

"Ia saat itu bingung harus bagiamana. Padahal sebelumnya ia mau pulang ke Sidoarjo (sebelumnya disebutkan asal Kediri) dan bertanggungjawab terhadap anak yang ia kandung," pungkasnya.

7. Diusir dari Kosan

Mila juga menjelaskan kalau UYRU menunggak membayar kost sehingga ia diusir dari tempat kostnya.

Bahkan UYRU diketahui belum makan karena tidak punya uang.

"Sebetulnya ia mau pindah tapi belum punya uang. Bahkan makanpun susah, tadi aku belikan makanan," ungkapnya.

WCC Dian Mutiara akan memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada UYRU. Aktivis WCC akan mendampingi untuk membantu memberikan pemulihan dari trauma.
 

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help